Selasa, 25 September 2018

Kiat Sukses UKM , Sering-Sering Lirik Dasboard




Mengelola keuangan (finansial) sangat vital  bagi UKM  mikro,kecil dan menengah.  Pengusaha UKM  modalnya tak seberapa, jadi kehati-hatian dalam mengelola finansial itu penting .  Kesalahan kecil saja, usaha kita bisa gulung tikar.

Meski kecil dan investasi,UKM  besar dalam jumlah. Peran UKM sangat crusial dalam membuka lapangan kerja dan mengurangi angka  kemiskinan di Indonesia.
Yayasan Danamon Peduli, gencar mengadakan  workshop bagi komunitas UKM diseluruh Indonesia. Handriady Chia - Regional Head Danamon Palembang pada  Workshop  Saatnya UKM Sukses Finansial dan Usaha di York Cafe-Palembang ( 6/09/2018) mengatakan workshop ini diadakan sebagai upaya peningkatan keterampilan management keuangan pada pengelola UKM. Diharapkan UKM -UKM dapat berkembang dan profesional dalam menjalankan usaha mereka.
Mada Aryanugraha-Financial Advisor mengibaratkan punya usaha itu seperti melakukan perjalanan jauh dengan mobil, harus sering melirik dasbord. 

Buku kas, utang-piutang dan rekening, adalah indikator bahan bakar pada dasboard usaha kita. Bila bahan bakar memungkinkan, langsung gas pool untuk investasi dengan membuka cabang baru atau menganti alat produksi dengan yang lebih cangih. Sebaliknya, segera waspada bila kondisi bahan bakar mendekati titik E.

Bila teliti melihat indikator pada dasbord usaha, UKM dapat mengantisipasi hal-hal yang mempengaruhi kelangsungan usaha mereka. Karena merasa masih "kecil" banyak  UKM yang belum mengelola aset keuangan mereka secara profesional. Pembukuan masih seadanya dan keuangan masih dalam satu dompet dengan biaya dapur.

Mada Aryanugraha menyarankan pemilik UKM memisahkan rekening pribadi dan rekening perusahaan.Pemisahan ini, untuk mendapat gambaran yang jelas kondisi finansial  perusahaan. Sebagai langkah pertama, menata  managemen UKM  yang profesional.
Sebagai wirausaha, kadang saya suka kalap dan sulit memisahkan antara belanja untuk kebutuhan bisnis dengan belanja karena “ambisi”. Kecermatan, menghitung kebutuhan bahan baku sebagai modal kerja ternyata sangat penting.

Sering kali kejadian, kita belanja lebih dari yang sebenarnya dibutuhkan. Contonya , saya sebenaranya cuma perlu satu warna lipstik saja, tetapi akhirnya membeli setengah lusin.
 Hal-hal kecil seperti ini harus mulai diwaspadai. Dalam jangka panjang membuat stok barang menumpuk  sementara cash flow menipis.Belum lagi kalau barang yang kita beli expired atau rusak karena terlalu lama disimpan. Hemat dan cermat adalah kunci kelangsungan hidup UKM***donasaurus

#madaaryawiguna
#kiatsuksesukm
#wirausaha
#digitalmarketing
#perempuanpengusaha
#bisnisonline


2 komentar:

Nina Fajriah | bonadapa.com mengatakan...

Untungnya aku sudah memisahkan antara rekening pribadi dan bisnis :)

donasaurus mengatakan...

Awal yang bagus untuk bisnis yang sehat.thanks sdh mampir