Minggu, 30 September 2018

Shopaholic Diet Plastik


Donasaurus and the gank



Mengapa emak-emak lebih suka kantong plastik, dari pada membawa sendiri keranjang belanja?

Sampai sekarang perempuan masih mengangap, pergi ke pasar atau mall  adalah rekreasi dan tempat aktualisasi diri. Jadi tetap harus modis, meski cuma belanja di pasar becek. Plastik kresek lebih praktis, ringan dan tahan air. Bisa dilipat dan dimasukan kedalam dompet atau tas tanpa mengangu penampilan.  

Kantong plastik, pertama kali dipatenkan di Japang pada tahun 1972 . Sejak itu , kantong plastik untuk berbagai keperluan terus diproduksi. Bakul bambu, keranjang rotan dan daun-daun pembungkus, menjadi masa lalu. Kantong plastik, menjadi simbol moderenisasi.

Sekarang jarang sekali, kita melihat ibu-ibu yang membawa keranjang belanja ke pasar. 
Di pasar Pal Lima-Palembang, anak-anak menjual satu lembar plastik kresek hitam besar Rp.1000.Tergolong mahal, mengingat kadang  harga sayur Kangkung atau Bayam di pasar ini satu ikat juga Rp.1000.  Tetap saja, kresek-kresek itu laris manis. Sebagian besar, yang membeli adalah kaum perempuan. Nampaknya mereka tak terlalu peduli, soal nilai uang Rp.1000 untuk seikat sayur atau selembar plastik.

Sepulang dari pasar tradisional, setidaknya saya membawa 10 lembar  kantong plastik ke rumah. Karena setiap barang yang dibeli, sudah pula dikemas dalam kantong plastik. Dapat dibayangkan berapa jumlah kantong plastik yang gunakan perempuan Indonesia yang ke pasar dalam satu hari.  

Sementara pencemaran limbah plastik Indonesia, sudah mulai membahayakan. Tahun 2015, Indonesia urutan kedua negara paling banyak menghasilkan limbah plastik di dunia.
Peran Aktif Perempuan Dalam Kampanye Diet Plastik
Jangan menganggap remeh, urusan sampah plastik. Membuang botol dan kantong plastik sembarangan  selain merusak pemandangan juga mempunyai dampak yang besar pada lingkungan.

Sampah plastik menyebabkan tersumbatnya got dan  saluran air lainya 
Sampah plastik yang termakan hewan bisa menyebabkan kematian atau mengangu perkembanganya. 

đź’—Sampah plastik yang mencemari air menyebabkan rusaknya ekosistem sungai
đź’—Sampah plastik menurunkan nilai jual objek wisata.

Semua yang terjadi pada lingkungan, cepat atau lambat akan mempengaruhi kualitas hidup manusia dan mahluk lain yang tinggal disekitarnya . Berdasarkan proyeksi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada tahun 2018 jumlah penduduk Indonesia  mencapai 265 juta jiwa. 131,88 juta jiwa dari penduduk Indonesia adalah  perempuan. Jumlah tersebut menunjukan potensi  perempuan Indonesia, sebagai pengguna kantong plastik. 
Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik sudah dimulai  komunitas Greeneration Indonesia Bandung sejak tahun 2010.  
Belum terdengar  kampanye diet plastik dengan melibatkan peran serta aktif dari organisasi atau komunitas perempuan  di Indonesia. Sosialisasi lebih banyak pada komunitas pencinta alam dan  pemerhati lingkungan. 
Secara tradisional, perempuan kebagian tugas berbelanja dan bersih-bersih rumah. Tugas-tugas  yang  biasanya menggunakan kantong plastik. 
Perempuan dapat dilibatkan sebagai motor pengerak kampanye diet plastik Indonesia.  
Kita tidak berhenti sama sekali, tetapi hanya mengurangi penggunaan kantong plastik. 
Tidak sulit kok untuk diet plastik, tips berikut ini dapat dilakukan perempuan dimana saja.

 Tiga Tips Diet Plastik
đź’—Membawa sendiri kantong plastik saat berlanja ke pasar atau mall 
đź’—Menggunakan kembali kerajang belanja 
đź’—Mencuci dan mengunakan kembali kantong plastik   
đź’—Membawa sendiri botol minum, bila sedang jalan-jalan 
đź’—Memisahkan sampah plastik dan sampah organik 
đź’—Bila membeli benda-benda kecil di warung tetangga jangan minta kantong plastik

Perempuan yang bijak dalam mengunakan kantong plastik, akan memberikan kontribusi luar biasa dalam menjaga dan meningkatkan kwalitas lingkungan hidup. Diet plastik, juga bermanfaat secara ekonomis. Uang untuk membeli kresek, dialihkan untuk membeli sayur dan buah.
Mari mulai membangun kesadaran dengan aktif berkampanye, dimedia sosial kita mengajak perempuan-perempuan lain memulai diet plastik untuk Indonesia yang cantik dan sehat***donasaurus

#lingkunganhidup
#savetheplanet
#haribumi
#hariibu
#shopaholic



4 komentar:

Dina Oktaviany mengatakan...

Waaaah, keren Biciiik, aku baru sampe batasan gak pake plastik kalo belanja di alf*mart atau indom*ret. Semoga istiqomah selalu!

Ida Tahmidah mengatakan...

Iyaa Mba memang itu yg hrs kita lakukan sekarang terlalu banyk sampah plastik yg sebetulnya bisa kita minimalisir...diet plastik..its very nice..

donasaurus mengatakan...

Awal yang bagus.thanks sdh mampir

donasaurus mengatakan...

Mari mulai dari diri sendiri kita mulai selamatkan bumi.thanks sdh mampir