Asiknya Palembang Walking Tour


Asiknya Palembang Walking Tour
Cuma punya waktu  3 jam sebelum  checkin ke bandara atau seminarnya selesai sore, dan  pagi – pagi mesti chek out . No need to worry kamu tetap bisa, meluangkan waktu melihat  Palembang dengan walking tour sendiri atau bareng teman. Enggak usah khawatir nyasar, karena semua spot terlihat di googlemap.

jembatan ampera



Beberapa alasan kenapa Palembang walking tour,  aku rekom buat kalian yang  punya waktu terbatas.
  •   Spot to spot relatif dekat  
obyek – obyek wisata utama Kota Palembang, seperti Masjid Agung,Jembatan Ampera dan  Plaza Benteng Kuto Besak (BKB),berada di dalam satu kawasan. Jarak tempuh dari satu spot ke spot lain antara  10 – 15 menit dengan jalan kaki ( namanya juga walking tour).
  • Bisa dicapai dengan semua moda transportasi
Jikalau harus segera kembali ke hotel atau  bandara, bisa pesen ojek online, naik angkot, transmusi atau LRT dari salah satu landmark  terdekat.
  •   Waktu fleksible  
Selain Museum  Sultan Mahmud Badaruddin 2 (SMB 2) dan Museum Monpera semua obyek,  adalah  publik area alias buka 24/7. Kalaupun tidak bisa masuk ke dalam kedua museum itu, gak rugi – rugi amat sih. Soalnya  numpang eksis didepan bangunanya aja, udah kece banget.
Opsional pagi
Mulailah perjalanan  antara jam 8- 9 pagi ,disaat cuaca belum terlalu panas
Opsional Sore
Untuk walkingtour sore  selambat – lambatnya,  mulai melangkah  jam 3 sore. Aku sarankan  memulai perjalanan dari  Sungai Sekanak  dulu, dilanjutan ke BKB.
Bantaran Sungai ini minim penerangan, jadi gak bisa maksimal potonya. Sementara  BKB dan jembatan Ampera, semakin meriah dimalam hari..

peta wisata palembang
Rute Palembang Walking Tour. Peta ini aku buat untuk memudahkan perjalanan.

  Do and Don't on Palembang Walking Tour  
Generally Kota Palembang  sangat ramah wisatawan.Tetapi mengingat  spot  yang akan kita kunjungi, berada diarea keramaian. Ada beberapa pernak – pernik yang harus diperhatikan
  • Pelajari dulu rute  yang akan ditempuh,biar gak terlalu banyak celingak – celinguk.
  • Management waktu
Aku kasih clue,durasi kunjungan di tiap spot. Tujuanya biar gak terlalu lama di spot –spot awal, akhirnya tidak cukup waktu untuk menyusuri semua spot. Beberapa spot emang gak terlalu luas, jadi bisa langsung lanjut ke spot berikutnya.
  • Gunakan alas kaki yang aman dan nyaman untuk berjalan
  • Gunakan bodybag atau selempangkan  tas  dibagian depan badan. Simpan barang berharga  di hotel atau di dalam tas yang tidak terlihat dari luar.
  • Jangan sungkan untuk menolak sales kapal menuju Pulau Kemaro, pengamen dan penjual asongan. Tolaklah dengan sopan tetapi tegas.
  • Siapkan beberapa lembar uang pecahan seperti Rp.1000 – Rp.2000 untuk berjaga- jaga.

  Rute Palembang Walking Tour  

Start Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin  Palembang
Finish Kampung  Pempek 26 Ilir
Jarak tempuh  ±  3 Km
Durasi  sekitar 3 Jam


  Masjid Agung Palembang  


Masjid agung Palembang
Kolam Wudhu - Masji Agung  

Durasi kunjungan  30 menit
Masjid bersejarah ini masih  populer dengan nama Masjid Agung, meski  sudah  berganti nama menjadi Masjid Sultan Mahmud Badaruddin. Diresmikan penggunaanya pada 26 Mei 1748 oleh Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Wikramo.

Kalau tujuanya untuk poto – poto,sebaiknya tidak datang pada hari Jumat.Karena seluruh area masjid, akan di penuhi jemaah dan pedagang asongan. 

Bila tidak punya banyak waktu,baiknya langsung masuk dari gerbang  di timur masjid ( Jalan Sudirman). Pintu gerbang utama  initidak jauh dari bunderan air mancur.

masjid agung palembang


pintu-ukiran-masjid-agung-palembang



masjid agung palembang





Banyak spot – spot poto menarik di kompleks masjid seluas 15.400 meter persegi.
Selain pintu ukiran,pilar dan kaca patri warni ,bisa jadi obyek poto yang menarik. Untuk menuju taman dan kolam air wudhu, bisa jalan melipir, ke kiri gerbang diarah menara.

masjid agung palembang
Bis Surat yang beralih fungsi jadi kotak amal

masjid agung palembang
Remaja  masjid lagi latihan beladiri
masjid agung palembang
Taman Masjid Sultan Mahmud Badaruddin

Puas poto- poto di masjid agung langsung menyebrang, menuju  Monumen Perjuangan  Rakyat Palembang(Monpera) . Jarak tempuh dari masjid agung ke Monpera 5 menit, yup cuma nyebrang doang yak.

  Monpera  
Durasi Kunjungan
Photo – photo di depan  15 menit
Masuk museum sampai ke atap  min 1 jam


Monumen ini dibangun, untuk mengenang pertempuran  5 hari 5 malam (1-5 Januari 1947) , antara para pahlawan Palembang dan pasukan sekutu. 
Bangunan museum terdiri dari 6 lantai, yang menyimpan  koleksi senjata, poto dan pakaian seragam yang dulu digunakan para pejuang.

Pintu masuk museum berada disamping kanan  monumen






Museum Monpera buka dari Senin sampai Jumat 08.00 – 15.30 Wib,HTM Rp.5000 untuk wisatawan lokal dan Rp.20.000; untuk wisatawan asing. Mengingat durasi walking tour sesi poto – poto cukup di lapangannya saja yak.

  Wait a minute !  
Dari Monpera ada dua opsi spot kunjungan.
Museum Sultan Mahmud badaruddin 2 dan Plaza Benteng Kuto Besak,  posisinya  pas di belakang Monpera . Jikalau dirasa gak penting – penting banget naik jembatan, walking tour bisa langsung  berjalan menuju museum SMB.  Jangan khawatir bro  Jembatan Ampera juga bisa terlihat dari Plaza Benteng Kuto Besak. Namun demikian biar jelas, aku sertakan juga rute  Monpera - Jembatan Ampera – Museum SMB



  Jembatan Ampera  
Durasi kunjungan  30 menit
Dari Monpera  menuju Jembatan Ampera,mengikuti pedestarian kearah bunderan air mancur. Estimasi waktu tempuh 15 menit.


jembatan Ampera
Spot Photo kece dari bawah jembatan antara Rel LRT dan Jembatan Ampera


Jembatan Ampera memiliki panjang 1.117 meter dan  lebar 22 meter. Mulai dibangun sejak  April tahun 1962 dan diresmikan pada 30 September 1965. Dari atas jembatan kita bisa melihat kapal  batu bara dan kapal getek yang hilir mudik melintasi Sungai Musi.
View dari tangga meuju Panggung Bawah Ampera
Eh ada cerita yang menarik, dari peresmina Jembatan Ampera. Awalnya jembatan akan diresmikan oleh Soekarno selaku Presiden Republik Indonesia. Entah apa alasanya Bung Karno mendelegasasikan tugas peresmian jembatan hari itu, pada Letjen Ahmad Yani. Usai seremonial peresmian, Letjen Ahmad Yani langsung terbang pulang ke Jakarta.
Malam harinya beliau di jemput paksa, oleh segerombolan simpatisan PKI. Kalau  saja Letjen Ahmad Yani hari itu  memutuskan untuk bermalam di Palembang, mungkin sejarah Indonesia akan lain ceritanya.

Dari jembatan kita turun tangga,menuju ke Plaza Benteng Kuto Besak melintasi panggung di bawah jembatan.

Wait tangganya dimana ? 
Di  kiri kanan jembatan ampera ada tangga,yang menuju ke plaza di bawah jembatan.  Di jembatan sambil poto – poto , tetap waspada lirik kiri dan kanan yak.
Tiba di bawah  kita akan menuju Dermaga Point melintasi taman dan parkiran mobil. Estimasi jarak tempuh  dari panggung  bawah jembatan menuju Museum SMB  antara 10 - 15  menit.

  Museum SMB 2  
Durasi kunjungan
Bila masuk ke museum sekitar 30 menit
Photo – photo di depan saja 10 menit


Museum SMB  tampak depan

Museum SMB  posisinya berhadapan dengan  Dermaga Point , tepatnya di balik  kolam air terjun yang sudah lama tidak berpungsi lagi.
Spot poto kece museum smb ini adalah dari bagian depan yang memperlihatkan keindahan arsitektur bergaya Indis. 


Aunty Dona numpang eksis

Awalnya museum ini adalah kediaman resmi residen Belanda J.L van Sevenhoven.
Buka setiap hari, dari 08.00- 16.00 Wib. khusus akhir pekan, biasanya cuma setengah hari.Koleksi museum ini, beraneka ragam  misalnya perlengkapan pakaian adat Palembang dan  lukisan perang Palembang.  Beberapa koleksi museum ini bisa di kulik di posting aku sebelumnya  Koleksi Museum Sultan Mahmud Badaruddin 2

Tiket masuknya dikenakan harga Rp1.000 untuk anak-anak dan pelajar, Rp2.000 untuk mahasiswa, Rp5.000 untuk umum, dan Rp20.000 untuk turis mancanegara. 

  Dermaga Point ( opsional)  


Pintu Masuk Dermaga Point

Durasi kujungan 15 - 20 menit
Mungkin yang ambil rute jembatan Ampera, bakal ngos - ngosan setelah melintasi parkiran. Dipersilakan berteduh dulu di Dermaga Point.


Salah satu gerai  di food court Dermaga



jembatan ampera
Spot Photo dari dalam Dermaga Point

Bangunan ini direncanakan sebagai dermaga, armada sungai di Sumatera Selatan. Masalah perizinan dll yang tidak sesuai,akhirnya dermaga ini tidak bisa difungsikan secara resmi sebagai dermaga. Sekarang lantai dasar Dermaga Point dibuka sebagai foodcourt.Yang cuma pengen photo atau berteduh silakan masuk.Tempat ini adalah publik area jadi walaupun gak jajan, traveller bebas masuk dan eksis berpoto kece disini.

  Plaza Benteng Kuto Besak   


Jembatan Ampera dilihat dari Plaza Benteng Kuto Besak 
Durasi kunjungan  30 menit
Terletak disamping dermaga point ,persis di tepi sungai Musi. Plaza BKB ini  alun – alunya Kota Palembang. Spot favorit  adalah tulisan Palembang dan Tugu Iwak Belido.
Suka banyak ABG yang ngamen disini, kalau tidak berkenan lambaikan tangan sambil bilang  idak dek ( Tidak dek – Palembang).

Spot photo favorit pengunjung

tugu ikan belido
Tugu Iwak Belido - Ikan Belido adalah bahan baku
pembuatan pempek kualitas premium
Pada bingung yak namanya Benteng Kuto Besak, tapi dimana bentengnya?
Plaza BKB ini adalah halaman dari Kraton Kesultanan Palembang, Kraton Kuto Besak menggantikan Kraton sebelumnya yang bernama Kraton Kuto Gawang.
Saat ini area dalam kraton, adalah markas Komando Daerah Militer (Kodam) Sriwijaya. Harap maklum instalasi militer, tertutup untuk umum.

Dari Plaza BKB perjalan dilanjutkan menuju Sungai Sekanak, sambil mampir  ke lawang borotan. Lawang Borotan ini opsional, kamu bisa langsung  lanjut menuju ke Sungai Sekanak.Waktu tempuh Plaza BKB Sungai Sekanak 15 menit.

  Lawang Borotan  


lawang borotan palembang
Sejarah Lawang Borotan
Durasi kujungan 10 menit
Sekitar Oktober 2019 Dinas Kebudayaan Kota Palembang,meresmikan lawang borotan sebagai salah satu tinggalan arkeologi Kesultanan Palembang Darussalam. 
lawang borotan
Lawang Borotan
Lawang Borotan adalah salah satu, dari tiga pintu masuk ke Kraton Kuto Besak.
Berdasarkan bukti literasi  Lawang Borotan adalah satu – satunya bagian benteng kuto besak yang masih asli bentuknya sepeninggal Sultan mahmud badaruddin 2.
Lawang Borotan – Sungai Sekanak  15 menit.

  Sungai Sekanak  
Durasi kunjungan  20 menit
Daerah sekanak sempat menjadi pusat bisnis palembang, pada zamanya. Sayang beberapa bergaya kolonial sudah rusak parah, atau berganti rupa menjadi bangunan modern. Dari sedikit yang masih tersisa, adalah Gedung Jacobson  van Den Berg dan Gedung Kuto Besak Theater Restoran


Gedung Jacobson van Den Berg
Gedung Jacobson Van Den Berg

                                       sekanak palembang

 Gedung di bantaran Sungai Sekanak ini ,adalah kantor admnistrasi merangkap  gudang penyimpanan  hasil bumi sebelum dikirim ke luar Sumatera. 


Kuto Besak Theater Restorant
 Kuto Besak Theater Restoran 

Beberapa tahun yang lalu Pemkot Kota Palembang menyulap muara  Sungai Sekanak menjadi kampung warna – warni.  Sungai Sekanak sekarang  jadi meriah, dengan mural dan jembatan apung warna- warni.
Sungai Sekanak Palembang


sungai sekanak palembang
Best time mampir ke Sekanak adalah pagi dan sore hari

Perhentian terakhir  Kampung Empek – Empek Palembang.  Jarak tempuh  Sungai Sekanak   - Kampung Empek – empek  kurang dari 10 menit. Kita tinggal menyebrang  ke Taman Jeramba Karang.
palembang city tour

Taman Jeramba Karang
  Kampung Pempek  
Sentra  Pempek ini berada di Jalan Mujahiddin – 26 Ilir Palembang. Ada sekitar  15an warung  pempek, yang buka disini. Rata – rata warung buka, dari jam 09.00 pagi sampai  21.00 malam.


kampung pempek palembang
Pintu masuk Kampung Pempek

Harga pempek di sini, relatif lebih bersahabat dibanding  gerai – gerai yang sudah beken.  Harga mulai dari  Rp.1000  untuk pempek kecil. Pempek lenggang dan kapal selam dijual, dengan harga mulai  Rp 8.000  sampai  Rp 12.000;.


pempek lengang
Pempek Lenggang 

Setiap gerai bisa dimintai tolong ,untuk  mengemas  pempek  dalam kotak.  Dengan  membayar harga kardus  Rp.5000 – 10.000 , tergantung ukuran.

Dari kampung pempek kamu bisa pesen  ojek onlen, dengan pickup point disekitar gerbang masuk atau  Taman Jeramba Karang.

Alhamdulilah berakhirlah Palembang Walking Tour,  kita hari ini. Semoga bermanfaat dan kalau sampai Palembang jangan lupa mensien  IG @donasaurus101 , siapa tahu kita bisa meetup****donasaurus

Komentar

  1. lihat foto foto ini jadi kangen kampung halaman mba hehe. smga lebaran bisa pulang palembang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ai wong kito jugo yo,semoga nanti bisa lebaran di palembang

      Hapus
    2. aamiin mba :D haha la kangen cuko pempekk

      Hapus
  2. Jlaan jalan di palembang emang gak ada habisnya, karena banyak banget tempat atau lokasi wisata yang memanjakan mata. Bahkan kalo lewat satu tempat pasti bakal disuguhi tempat lain yang didekatnya, jadi seru dan asik sih

    BalasHapus
  3. Betul-betul lengkap mba, jadi seperti ditarik pengen kunjungan ke Palembang. Sebenarnya sebagai pecinta makanan pempek, aku berharap suatu hari bisa makan pempek dan es kacang merah langsung di kota Palembang. Semoga bisa melangkah kesana ya

    BalasHapus
  4. Kalo aku pengen nya ke Sungai Sekanak itu mbak Dona..pengen banget kesana karena sekarang udah cantik banget, bersih dan warna warni gitu, makin indah...

    3 jam udah dapet wisata sebanyak itu, Palembang memang keren kan ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awak wong Plembang madaki lum pernah lewat sekanak

      Hapus
  5. Sangat lengkap nih ulasannya. Insha Allah kalau ke Palembang ingin coba beberapa rute ini dengan budget under 1o0 ribu. Semoga bisa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo rute walking tour saya kecuali maauk museum semua geratis.Paling perlu duit buat beli pempek doang wkkkk

      Hapus
  6. Dari semuanua yang paling ingin dikunjungi ya kampung pempek hehehehe. Kebayang bisa makan sepuas-puasnya aneka macam pempek dengan harga segitu... Bisa bawa pulang buat oleh-oleh juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener karena mereka jualan divdepanbrumah sendiri gak sewa tempat jadi bisa lebih murah

      Hapus
  7. Lengkap banget postingannya mbak, acung jempol buat petanya. Itu sangat membantu, biar kita fokus dan nggak habis waktu buat nyari tempat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup.memang maksud saya begitu karena kalo dg peta biasa suka bingung bacanya

      Hapus
  8. Salah satu impianku yaitu berfoto-foto di jembatan Ampera, salah satu jembatan yang legendaris ,aku juga pengen makan pempek yang asli dari Palembang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Loh kemaren belum sempat poto di saya yak?

      Hapus
  9. Lengkap banget informasi dan rutenya mbak. Aku hitung2 total biayanya dibawah 100rb ya, menyenangkan! Yang paling pingin kukunjungi sebenarnya Jembatan Ampera hehe tapi klo sdh ada walking tour gini jd mupeng sama semuanya

    BalasHapus
  10. Mantul tips nya Yuk Dona... Manajemen waktu dg baik yaa agar gak buang² waktu celingak-celinguk sana sini hihii...bs ajahh si ayuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyo clingak clinguk ternyata ngabisin waktu

      Hapus
  11. Jadi walking tour ini bisa dilakukan sendiri tanpa ikut tour guide ya Mba. Lumayan juga jarak 3km tapi udah cukup tau tempat-tenpat strategis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 3km itu jarak tempuh muter sana dan sini.kalo jalan lurus masjid agung ke kampung Pempek mungkin cuma satu kilo saja

      Hapus
  12. Saya belum pernah mampir ke Palembang nih mbak hehehe. Jadi pengen ke sana, apalagi nikmatin mpek-mpek aslinya. Duh jadi ngiler hehe

    BalasHapus
  13. Gak tau kenapa, reskia paling suka berfoto di atas ampera yang latar belakangnya jam gede itu. Asik banget sih lihatnya hehe

    Dulu pernah dua kali jalan kaki dari ujung ke ujungnya jembatan ampera, duhh lututku rasanya mau ucul. Tapi, ya itu walau lelah rasanya menyenangkan saja. Apalagi dilakukannya bareng temen-temen hehe

    BalasHapus
  14. Asyiknya walking tour ke Kota Pempek. Kadang piknik ke kota sendiri layaknya turis asyik juga. Kapan-kapan mau juga ah ikut walikng tour macam ini. Salam mba Donna.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walking tour sekalian cari conten yo bu

      Hapus
  15. Wah emang paling enak jalan-jalan di palembang. Bisa deket-deket obyek wisatanya. Hehe

    BalasHapus
  16. Men la balek ke Palembang pengen nian menjelajah kota
    mulai jalanjalan santai sekitaran ampera cak ayuk ini sampe ke pulau kemaro
    belum pernah galo aku

    BalasHapus
  17. Wah aku malah belum pernah walking tour area palembang bik don. Udah kebayang pegel karena transport publiknya masih belum terkoneksi 😅 tapi masak lah lamo di palembang belom nyobain kan ya. Cobain ahh ikutan rutenya bik dona

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walking tour dinegeri orang sama asiknya dengan kampung sendiri yo

      Hapus
  18. lengkap!

    asyik nian yo yuk jalan kaki ngiderin titik spot wisata di Palembang

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir.