Senin, 12 November 2018

Ayah Seribu Gadis



                               

 Tiga anak  berumur 6,8 dan 10 tahun, dikaryakan bapaknya sendiri mengemis di jalanan kota Padang – Sumbar. Zalmando, mencari seribu alasan untuk membenarkan tindakan  menistakan  anak.
Kak Seto dari KPAI geram banget, mendengar Zalmando  ngoceh. Katanya  tidak ada undang-undang, yang melarang  menyuruh anak mengemis (liputan6 10/11/2018)

Urusan anak jalanan dan masalah sosial yang melatar belakangi ,gak habis diceritakan satu dua tahun. Gak bisa diselesaikan, empat - lima priode presiden.
Dari pada eike mewek dipojokan, lebih baik mencari inspirasi untuk berbagi kebahagian.

Aku nemu, kisah inspiratif dari India.Nehi  nehi  sorryyyy ya cin, mengusik lamunan romantismu tentang film Bollywood.

Ini cerita nyata  tentang seorang lelaki.  Sendirian menyelesaikan tugas, ratusan lelaki lain.

Berperan sebagai ayah, yang menikahkan ratusan gadis yatim miskin di India.

For your information, di India ada tradisi Kanyadaan. Mahar – maskawin  yang harus diserahkan keluarga mempelai wanita kepada keluarga pria. Aih nek, jangan ngebayangin seserahan  handuk dan sepatu  dalam kotak mika.

Seserahan kanyadaan ini, berupa  alat rumah tangga, perhiasan sampai kendaraan dan rumah.Tergantung nego, kedua belah pihak.
Awalnya sih,untuk memastikan pengantin wanita hidup bahagia dan sejahtera setelah menikah. Sekarang jadi bumerang, untuk  gadis India yang terlahir miskin.


Di sana, orangtua cendrung mengangap membesarkan anak lelaki ibarat investasi. Sebagai investor, mikirnya harus untung dong.
Negosiasi bentuk dan harga seserahan kanyadaan, sudah seperti transaksi jual beli saja.

Tolak ukurnya, kasta, tingkat pendidikan atau seberapa tampan lelaki itu( cih GR banget yak).

Semakin tinggi  derajat sosial lelaki ini, semakin mehong harga dirinya.Mereka mencari keluarga  yang mau, membayar dengan harga paling tinggi untuk anak bujang mereka.
Trik dan tipu-tipu juga kerap dilakukan, untuk menjebak keluarga gadis.
Banyak cerita, calon mantu yang meminta tambahan mahar. Begitu mepet menjelang hari upacara pernikahan.
Kalau tak dipenuhi pernikahan batal atau anak gadis mereka bakalan dibikin sengsara.

                                                                                                                       hindi.apnlive.com

Nih contoh , lelaki mok#d# Keluarga pria di Uttar Pradesh –India ini, melakukan trik licik dengan terus menambah daftar mahar selama lima hari terakhir menjelang hari-H.
Karena kezellll banget, keluarga  calon mempelai wanita sampai mencukur rambut  calon menantu tamak tersebut. Lengkapnya klik sini  

Begitu beratnya sanksi sosial, yang akan ditanggung soal kayandaan ini.
Banyak orangtua tega membunuh, anak perempuan yang baru lahir.
Lantaran sudah kebayang, mereka gak bakalan sanggup membayar mahar untuk mengawinkan anak itu nanti.

Sampai hari inipun,menantu yang mengalami KDRT karena belum lunas mahar masih sering terdengar.
Salah satunya tagedi pembakaran, Annu Devi dan bayinya di  Jharkhand – India bagian timur pada Januari  2014.

Gunjan Masat - suami Annu, uring-uringan, soalnya  mertua  belum memberikan motor dan TV  yang dimintanya sebagai mahar (tambahan).
Ayah Annu yang cuma petani miskin, ia sudah memberikan beberapa bagian tanah miliknya.
Tapi dasar tamak, permintaan Gunjan  terus bertambah menjelang hari pernikahan.
Motor dan TV tak kunjung diberikan, Gunjan menyiramkan bensin pada istri yang sedang menyusui anak.
Annu dan bayinya tewas, dengan luka bakar 90%. Lengkapnya baca di sini 

Menurut  Biro Kejahatan Nasional India,  tercatat sekitar 8.233 orang mempelai wanita yang dibunuh. Sebab keluarganya tidak bisa memberikan maskawin, sesuai dengan permintaan pihak pria.

IMO, laporan kejahatan sehubungan dengan maskawin, adalah penomena gunung es. Banyak yang tidak tercatat,karena korban dan keluarganya enggan melapor.

Mahes Savani yang tinggal di Bhavnagar – Gujarat India. Merasakan betapa repot dan besarnya biaya, yang harus dikeluarkan sebagai mahar menikahkan dua keponakan perempuan yang sudah yatim.

Bapak dua anak, juragan berlian dan property ini pastilah sering mendengar cerita serem  nasib perempuan yang gak mampu bayar mahar.
Terus dia kepikiran,untuk meringankan beban keluarga gadis miskin.

                                                                                                          Mahesh Savani dan keluarga


Tahun 2008, mulailah ia mengumpulkan data, gadis-gadis yatim miskin yang layak dibantu. Sejak 2010 Mahesh sudah membiayai, pernikahan masal gadis-gadis itu.
Bahkan Papa Mahesh, bercita-cita akan menikahkan 300 pasangan pertahun.
Yang paling keren itu,  Mahesh gak rasis. Semua gadis dari agama dan etnis apa saja, akan mendapat bantuan yang sama.

Mahesh sudah membuat team,yang bertindak sebagai wedding organizer.
Tiap gadis dikirimi katalog, bisa pilih gaun dan perhiasan yang  akan  mereka gunakan pada hari pernikahan.
Ditambah dengan, sedikit perhiasan emas dan peralatan rumah tangga.

Seorang gadis mendapat bantuan sekitar 4-5 lakh ( 1 lakh = 100.000 Rupee  yang kalau di konversikan kurang lebih  Rp.20,429 .000 ).

Jangan kaget bro, nilai tukar rupiah memang lebih rendah dari rupee.
1 juta rupee setara dengan 214 jutaan rupiah. Nah lu itung  sendiri ya, berapa duit yang harus disiapkan Papa Mahesh setiap tahun.

Mengerti,bahwa pendidikan juga penting untuk masa depan gadis yatim miskin.
Sekarang ia juga, memberikan beasiswa.
Gadis yatim dapat melanjutkan pendidikan, setidaknya sampai tamat SMA.


Hubungan Papa Mahesh dengan gadis-gadis itu, tak berakhir setelah upacara pernikahan. Mereka, terus bertukar kabar. Mahesh tetap memberi support moral, pada mereka untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
Cerita panjang lebar soal Papa Mahesh klik di sini.

Kupikir,ternyata ada sarat dan ketentuan yang berlaku(skb) untuk mendapat gelar kehormatan sebagai ayah.

Kamu jadi ayah,kalau ada anak yang mau memangilmu ayah.
Ada tindakan yang kamu lakukan untuk layak jadi ayah.
Gelar ayah,langsung rontok saat seorang lelaki memaksa anaknya mengemis di jalan.

Cerita inspiratif banget,bagaimana orang yang diberi rezeki lebih lalu berbagi pada yang kurang. Energi baik yang menghidupkan semangat orang-orang disekitarnya.💜💜💜

Kamu punya cerita, tentang orang yang menyebarkan energi baik disekitarmu?
Atau pengen melakukan sesuatu untuk komunitas kamu?
Yuk mari kita sebarkan energi baik di komen

6 komentar:

Joko mengatakan...

ngeri banget yah
di sini malah cowok yang kasih mahar
cewek india, pindah ke sini aja heheh

Nengsih hariyanti mengatakan...

Nice info mbak.. Salut sama papa mahesh .

donasaurus mengatakan...

Ide bagus Pak Joko,kira-kira yang diharapkan pindah itu yang mirip Aiswarya Ray yak wkkkk thanks sudah mampir

donasaurus mengatakan...

Betul Nengsih, sementara lelaki disini vanyak yang modus deketin ABG Mahesh mengeluarkan duit yang cuma dibalas ucapan terimakasih.

MURNI OKTARINA mengatakan...

Wah ini kisah nyata ya....

donasaurus mengatakan...

Iya dong, saking too good to be true banyak yang pikir ini dongeng.thanks sudah mampir Murni