Minggu, 21 Juli 2019

Biodiesel Penggerak Temu Netizen 15 Palembang


Setelah Balik Papan dan Medan  akhirnya 18 Juli 2019  team  Kementerian ESDM dan BPDP  Kelapa Sawit mendarat di Palembang.


Beberapa hari sebelumnya pernak – pernik dress code Temu Netizen 15, sudah jadi perbincangan hangat di WAG blogger Palembang. Pada riweh soal sun block - sun glass dan topi pantai.

Mengingat tema energi dan bahan bakar itu lumayan berat, dress code summer breeze diharapkan membuat suasana santai kayak di pantai.

Dalam jadwal registrasi  dimulai  jam 11 siang waktu Palembang. Diriku sengaja datang satu jam  lebih awal, ke Hotel Novotel Palembang.
Maksudnya biar banyak waktu, untuk cari – cari  spot kece. Tapi ya tetep aja view kolam renang dari lobby  Novotel  selalu jadi pilihan.

 Pool View Novotel Palembang

Tepat jam 11 diriku  meninggalkan lobby,menuju meeting room di lantai dasar. Dari ngobrol dengan beberapa staff  KESDM, diriku jadi tahu. Netizen Palembang antusias banget untuk ikut serta dalam event ini. Apa daya quota terbatas, hanya 100 orang yang bisa diundang.

Kasubag Rencana dan Program Komunikasi Biro Klik Kementerian ESDM Khoiria Oktaviani, menyambut peserta Temu Netizen 15. Setelah makan siang, peserta temu Netizen 15 dibawa fild trip menuju Pertamina RU    III- Plaju.

Kebetulan diriku satu bis dengan Mbak Khoiria. Dalam perjalanan dari hotel menuju Pelaju,beliau cerita  kenapa Kementerian ESDM  dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) jadi sponsor acara ini. Tak lain tak bukan karena  memerlukan partisipasi Netizen, untuk sosialisasi  bioenergi  kepada masyarakat.

Pertamina  Refinery  Unit III

Di Aula Enim Pertamina RU III Pelaju Staff Pertamina RU 3 Palembang sharing, mengenai green energi dan pegolahan biodiesel. Rencananya tadi usai  sesi sering ini peserta di bis 2  ikut field trip, ke unit pengolahan di Sungai Gerong.

contoh solar - biosolar - biofame dok donasaurus.com

Karena diriku sibuk mencari – cari petugas Humas Pertamina RU 3 yang aku titipin flashdisk,akhirnya diriku tidak kebagian kursi di bis ( lah kok iso, padahal mestinya udah dihitung,berapa seat bis dan berapa peserta direncanakan ikut).

Selain gak bisa  ikut ke Sungai Gerong,diriku juga gagal dapet kopian slide pemaparan.Gak tau juga kenapa, soalnya Ibu itu gak jelasin kenapa gak bisa.
IMO karena ini acara publik,maka yang di tampilkan tadi bukan rahasia negara yang gak boleh diberitakan pada masyarakat.

Bersama Netizen yang tidak terangkut ke Sungai Gerong,diriku diajak melihat - lihat ke HSSE  Demo Room RU III. HSSE Trainer ngejelasin prosedur keselamatan dan alat – alat yang digunakan dalam penangulangan bencana yang mungkin terjadi dalam penambangan,pengolahan dan distribusi bahan bakar.


Pak H. Sadeli berpengalaman  30 tahun dilapangan Sekarang beliau ditugaskan lagi sebagai HSSE trainer di RU III.
HSSE punya aturan yang kodenya Golden Rules
  • Saya mematuhi
  • Saya  melakukan intervensi
  • Saya peduli karena keselamatan dan keamanan tanggung jawab bersama
Obrolan  Biodiesel Punya Wong Kito dilanjutkan kembali di Meeting Room Novotel. Dengan nara sumber Kementerian ESDM  dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS)

Darurat BBM
Tau gak sih kalau sejak tahun 2004 Republik Indonesia sudah jadi negara pembeli minyak ( importir).Terkurasnya cadangan minyak membuat import harus dilakukan,untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri.

Definisi  Minyak Solar - Biodiesel -Fame  dok KESDM

Harga minyak dunia yang fluktuatif,mempengaruhi stabilitas ekonomi dalam negeri. Karena itu urgent banget, untuk mencari  mengelola dan menggunakan Energi Baru Terbarukan.
Pak Efendy Manurung - Kasubdit Keteknikan dan Lingkungan Bioenergi memaparkan,program bioenergi sebagai energi terbarukan diharapkan dapat
  • Meningkatkan ketahanan energi nasional
  • Mengurangi konsumsi bahan bakar fosil
  • Meningkatkan nilai tambah ekonomi
  • Mendukung Ekonomi berbasis pertanian dalam negeri
  • Mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Sawit Untuk Bio Energi
Seperti  umumnya marga palem-paleman  seluruh bagian pohon dan buah kelapa sawit  bernilai ekonomis.Dok BPDP Kelapa Sawit

Kementerian Pertanian telah mempublikasi data luas areal perkebunan kelapa sawit Indonesia  seluas 14.327.093 ha. 


Pak Fajar Wahyudi - Kepala Divisi Unit Penyaluran BPDP Kelapa Sawit memaparkan,karakteristik industrinya yang padat karya, menyebabkan Sawit berperan penting pada peningkatan kesejahteraan manyarakat.


Presiden Joko Widodo   secara khusus telah memberi mandat dalam rangka mendukung pengembangan pengelolaan dan penggunaan Minayak nabati dari kelapa sawit sebagai bahan bakar.

Dampak Ekonomi Implementasi B20 dok KESDM
  • Percepatan
Perlu melakukan percepatan pengembangan biodiesel dan energi baru terbarukan.Mengingat saat ini penggunaan energi fosil masih sangat dominan dari bauran energi nasional. Sementara pemanfaatan energi baru terbarukan masih sangat kecil.
  • Komitmen
Perlu dukungan dan komitmen kuat dari kementerian dan lembaga terkait. Agar betul-betul menjalankan implementasi penggunaan energi baru terbarukan seperti biodiesel dan akan terus memantau proses pelaksanaannya.
  • Kualitas
Disiapkan secara detail dari hulu sampai hilir. Sehingga implementasi betul-betul bisa menghasilkan sesuatu. Termasuk juga memastikan keamanan dan keandalan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif sehingga penggunaannya semakin meningkat dan meluas

Ngobrol bareng Bram Darmawan di Pool Side Novotel Palembang 

Maafkan kami Mbak Khoria sesi diskusi terakhir,  dengan dua nara sumber penting terkesan buru – buru. Sehingga diskusi tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Sekedar saran seandainya acara dimulai beberapa jam lebih awal,diskusi dan acara pendukung bisa benar-benar  berhasil guna dan berdaya guna bagi netizen dan narasumber.

Temu netizen 15 diakhiri dengan pool party sambil  ngobrol bareng Bram Darmawan( Content creator ) yang kasih tip gimana bikin konten yang menarik***donasaurus

46 komentar:

  1. Asik juga acaranya nih, nambah wawasan walaupun ga dapat slide :)

    BalasHapus
  2. molly mase nak banyak betanyo, kalian la kelaparan galo laju urung nak diskusi hahaaa.. mase ado yg ngeganjel di hati ini. hikz

    BalasHapus
  3. Sayang sekali ya mba, ada yang kurang terorganized. Padahal acaranya keren loh. Sawit bisa menjadi bahan bakar baru dan terbarukan.

    BalasHapus
  4. Sayang yah klo acaranya kurang diorganisasi. Belum tau yah ntar sama blogger juga diceritain kekurangannya hihihi

    BalasHapus
  5. Gapapa ga ikut ke Sungai Gerong, kan jadi tahu HSSE, ga kepanasan pula ke kilang...:)
    Saya malah salfok dengan tips dari content creatornya..tulis lagi Kak tema ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam rundown acara selesai jam 21.00,berarti Bram kudu tampil sekitar jam 20an yak.Nah diriku minat banget nungguin Bram yang jam21.00 baru nongol.Terpaksa diriku melewatkan tips dari Bram karena sudah ditungguin di rumah不不

      Hapus
  6. Thanks for sharing, sukses terus..

    BalasHapus
  7. Pemerintah sedang menggalakkan sumber energi lain selain bahan bakar olahan dari minyak bumi ya mbak. Semoga ke depan bisa dapat alternatif lain yang tidak merugikan lingkungan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semua jenis sumber daya ada lebi ada kurangnya .Tinggal memilah yang paling kecil dampak buruknya.

      Hapus
  8. Seru ya ikutan acara seperti ini, jadi tahu dech tentang bahan bakar, kondisi Indonesia dan perkembangannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener banyak pengetahuan baru yang di dapat

      Hapus
  9. kalau b100 udah edar total, gilak ya, peta geopolitik dunia akan berubah. eropa akan berhitung kembali dalam melarang sawit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut keterangan Mbak Khoiriah B100 memerlukan perubahan total pada mesin di SPBU .Persiapanya lama dan mahal

      Hapus
  10. Hihi... Dress codenya unik ya.. Serasa di lagi plesiran di pantai jadinya, bukan seperti mengikuti acara sosialisasi yang materinya padat berisi...sl

    BalasHapus
  11. Acaranya akan lebih seru, kalau tadi persiapan matang ya Mbak Dona. Misalnya bus yang sudah diseseuaikan dengan jumlah peserta dan sharingnya jangan buru-buru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ,heran juga acara sebesar ini dimulai denan makan sianh jam 11 siang

      Hapus
  12. Smg mbak Khoria bisa mengerti mbak, dan smg next time bisa diskusi lagi dgn persiapan matang sehingga gak terburu2 dan lebih seru diskusinya. Jadi pengen ikutan deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar semoga lain kali bisa,dimulai lebih pagi

      Hapus
    2. benar semoga lain kali bisa,dimulai lebih pagi

      Hapus
  13. Acaranya gizi semua nih. Keren bisa masuk ke RU III Plaju. Kalau dari atas pesawat, kilang minyaknya tampak besar sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya area Refinery lumayan luas.Sampe ada angkutan khususnya

      Hapus
  14. Dan aku berharap semoga BBm bisa digantikan dadi pengolahan sampah kaya di LN jadi bisa mengantisipasi persediaan minyak bumi yang akan habis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. di Palembang sudah ada pilot project sampah jadi tenaga listrik tapi belum ada kabar lanjutanya

      Hapus
  15. Wuih 100 tuh dah banyak mbak hehe :D
    Keren nih ada sharing ttg green energi dan pegolahan biodiesel.
    Apalagi ada field tripnya gtu. Semoga setelah acara ini biodesel dll yang ramah lingkungan ini makin diperkenalkan di masyarakat dan bisa sukses projectnya ya mbak :D
    Krn keterbatasan waktu kali ya, kmakanya jd buru2

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya banyak,makanya pelaksana acara harus mateng perencanaanya

      Hapus
  16. Baru tau saya kalo ternyata negara kita minyak import. Kirain hasil bumi sendiri. Sedihnya memgetahui hal ini. Hikz hikz...

    BalasHapus
  17. Acara yang menarik. Biodiesel sebagai energi terbarukan memang sangat diperlukan di era sekarang. Keren acaranya! Perlu waktu tambahan kayaknya biar enggak terburu-buru...he..he...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya .biar berhasil guna dan berdaya guna

      Hapus
  18. Swmoga info tentang energi teebarukan ini semakin banyak yang akses ya. Btw pertama kali tau tentang biodiesel ini saat baca penelitian teman kuliah dulu. Tapi biodiesel nya dari minyak jarak pagar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.biodisel itu bahan bakunya tanaman .Jarak pagar juga bisa

      Hapus
  19. Tapi kalau sawit bukannya banyak efek buruknya juga terhadap lingkungan oada saat proses pembudidayaannya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selalu ada resiko tapi pemerintah menimbang yang paling kecil akibat buruknya.Oya salah satu pembicara bilang kampaye dampak buruk perkebunan sawit itu bagian dari perang dagang negara negara empat musim.

      Hapus
  20. Wah, penting banget nih, krna konsumsi BBM indo sangat tinggi, perlu dicarikan bahan bakar lainnya

    BalasHapus
  21. Kalau ada temu blogger atau blogger gathering memang selalu bikin seru ya mba. Apalagi ada talkshow knowledge BBM atau seputar otomotif.

    BalasHapus
  22. Acaranya menarik sekali tentang BBM nih karna konsumsi bbm di indonesia sangat tinggi... Di tunggu alternatif lainya nih

    BalasHapus