Senin, 14 Januari 2019

Masa Kecil Adalah Masa Depan Anak


 


Masa Kecil Adalah Masa Depan Anak

Masa kecil anak itu,bukan cuma kenangan buat diceritain ke orang-orang. Atau malah seperti Inul Daratista lagukan, masa lalu biarlah masa lalu jangan kau ungkit atau ingatkan aku.
Lebih penting,dari itu. Ibarat kata rumah,maka masa kecil itu adalah pondasi  bagi masa depan kejiwaan anak. Elizabeth Santosa, pakar psikologi anak mengaris bawahi pentingnya anak merasa bahagia.

Kebahagian dimasa  kanak-kanak, memiliki pengaruh positif  terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar),nilai diri sendiri (self esteem),kecakapan sosial dan membentuk karakter anak dimasa dewasa.
Pixabay
Sementara ini asal tidak rewel, itu sudah pertanda anak senang.Kebahagian secara mental,tidak populer sebagai indikator anak bahagia. Alasan yang biasa dipakai,kalau sudah besar nanti bisa cari kebahagian lahir batin versi mereka sendiri.

Diriku punya pendapat,kenangan orang dewasa akan masa kecil sejatinya adalah gambaran dari prilaku lingkungan.Ibarat benih tumbuhan, yang dilempar saja ke tanah dan diabaikan.Mungkin tumbuh juga, tetapi apakah menjadi pohon yang sehat dan berbuah baik? Belum tentu.

Anak dengan masa kecil yang bahagia,menjadi lebih cerdas secara sosial dan spiritual.
University  of  California – Los Angles ( USA) pada tahun 2013 melakukan studi parenting. Cinta dan kasih sayang tanpa syarat dari orang tua, ternyata  dapat mengurangi kecemasan dan membuat anak-anak lebih bahagia secara emosional. Kasih sayang juga,mempengaruhi tumbuh kembang otak. Anak dengan masa kecil yang bahagia, menjadi lebih cerdas secara sosial dan spiritual.


Pixabay

Seperti juga orang dewasa, anak-anak juga bisa stress. Suatu perasaan tidak aman dan nyaman,yang menggangu tidur mereka. Setiap orang lahir, dengan kapasitas mentalnya masing-masing. Beberapa anak, mungkin lebih baper dan melow dibanding yang lain.
Tekanan dalam keluarga, mama-papa ribut terus.Beban dari sekolah,bullying, pelecehan fisik,body shaming adalah  faktor yang sering dilaporkan sebagai penyebab stress pada anak. Masalah yang dialamai dimasa kanak-kanak,kemungkinan mengangu kesehatan fisik dan mental saat dewasa.
Pixabay

Pada kasus ekstrim penyimpangan sexual, banyak pelaku mengaku pernah jadi korban kejahatan sexual waktu kecil.Luka batin yang tidak terlihat dan tidak mendapat ’pegobatan’ yang layak. Meledak menjadi penyimpangan prilaku,saat mereka dewasa.
Untuk mengatasi stress anak,emak dan bapak perlu tahu gejala dan penyebabnya. Mengutip dari laman American Psychological Association ( www.apa.org)  beberapa hal berikut bisa dijadikan indikasi  anak sedang mengalami stress. 

Perubahan sikap
Anak-anak sulit mengungkapkan, apa yang membuatnya merasa takut atau tertekan.Tetapi perubahan prilaku, biasanya menjadi petunjuk ada masalah

1.Tiba-tiba tidak mau bermain
2.Rewel dan menangis
3.Menjadi pendiam, susah diajak bicara
4.Takut berpisah atau ditinggalkan
5.Susah tidur atau malas bangun

pixabay
Merasa sakit
Sering  baca  remaja mengalami pusing dan mual, menjelang ujian sekolah?
Pada anak-anak  dan remaja, gejala stress dapat  berupa sakit perut atau sakit kepala yang  berulang.Terutama menjelang tes, atau aktivitas tertentu. 

Terlihat cemas
Bila bertemu seseorang atau melihat sesuatu.Cermati,saat teman sepermainan anak, keceplosan bercerita. Soal reaksi anakmu  terhadap, seseorang  atau sesuatu.Semua biasa-biasa saja di rumah, tetapi anak terlihat cemas dan bertingkah aneh bila melihat atau bertemu seseorang.

Perhatikan polanya, siapa saja atau apa saja yang membuat reaksi anak berubah.Mereka takut kalau melapor pada orang tua, situasi akan membuat mereka merasa serba salah.

Takut dianggap sebagai pengadu,dituduh cerita bohong atau malah dimarahi guru. Dan itu sama sekali tidak membantu, mereka keluar dari masalah. Tugas orangtua, untuk mencari tahu. Kemudian memikirkan cara bijak,untuk menyelesaikan masalah.


                                                                                                                                             awalsehat.nestle
Dengarkan dan coba mengerti
Jangan tanya,  kamu lagi stress  ya nak? Mungkin dia belum kenal,kata stress. Mereka biasa mengungkapkan masalah dengan  kata, enggak mau , enggak suka, takut, cemas, marah,digangu atau mengangu.
Pernyataa ini, menjadi aleram kalau polanya berulang. Emak dan bapak cobalah untuk mengerti,mencari tahu dan menghubungkan pernyataan itu dengan kejadian yang anak alami akhir-akhir ini.
Bantuan
Bila sudah menemukan sumber masalah,solusi harus segera dicari. Bila dirasa perlu, mintalah bantuan ahli dibidangnya.Seperti dokter, psikolog, atau Polisi. Karena luka batin dimasa kanak-kanak, akan membekas. Mempengaruhi tingkah laku mereka, dimasa dewasa.Katakan apapun yang terjadi, emak dan bapak  akan selalu sayang dan akan melindungi mereka.

familyoffduty.com

Grow Happy Tips
Gaya hidup perkotaan, dimana aktivitas mencari nafkah menjadi sangat vital mempengaruhi pola hubungan orangtua dan anak. Pertemuan anak dan orang tua, semakin singkat. Jadwal sama –sama padat, gawai jadi  perantara komunikasi.Gawai tidak bisa, mengirimkan sinyal  yang dipancarkan  jiwa. Perlu kontak dan dekat secara fisik,untuk mengetahui ada sesuatu.

Studi yang dilakukan Nestle LACTOGROW di tahun 2018, mengungkapkan orang tua lebih banyak melihat ciri fisik sebagai  indikator kebahagian.Indikator anak bahagia yang umum digunakan orangtua adalah anak aktif bergerak,anak ceria, sering tertawa dan tersenyum.
Yang pesimis bilang, di zaman yang apa-apa perlu duit begini, bahagia itu cuma untuk anak yang orangtuanya kaya saja. Anak dari keluarga rawan ekonomi, jangan mimpi bisa bahagia.
Betul,pendidikan yang baik dan asupan gizi penting untuk mendukung tumbuh kembang anak yang bahagia.Tapi tidak perlu juga, sampai keder begitu. Jadilah orangtua, yang optimis.

Langkah pertama  grow happy – membesarkan anak yang bahagia, adalah menjadi orang tua yang bahagia. Energi baik, akan menular pada anak dan lingkungan.
Perlu lebih dari sekedar materi yang melimpah,untuk  grow happy.Menurut Psikolog Elizabeth Santosa pada Lactogrow Grow Happy Parenting Workshop di Palembang, beberapa hal yang perlu dikondisikan menumbuhkan rasa  bahagia bagi anak  dari sudut psikologi
§  Bukan fokus pada jenis aktivitas,tapi kebersamaan.
§  Tidak ada distraksi, saat beraktivitas bersama anak
§  Eye to eye saat bermain atau ngobrol dengan anak   
§  Buatlah anak merasa dirinya paling penting

Hasil penelitian Holder & Coleman  yang dipublikasikan sebagai  The Contribution of Social Relationship to Children’s Happiness menunjukan kebahagian anak sebagian dipengaruhi oleh interaksi sosial positif yang melibatkan anggota keluarga.
Penting sekali orang tua secara teratur, meluangkan waktu untuk keluarga.Sesulit apapun keadaan, yang sedang dihadapi diluar rumah jangan sampai mempengaruhi ekspresi cinta pada anak.

Hal-hal membuat  anak bahagia,kadang tak perlu keluar  uang atau bahkan keluar rumah.

Quality time.Orang tua yang bekerja, rasanya selalu ketinggalan kereta pertumbuhan anak. Triknya adalah  quality time bersama anak. Bukan fokus pada jenis aktivitas,tapi kebersamaan. Kalau dirimu working mom, maka waktu itu sangat mendesak. Setelah bayi lahir,dalam beberapa minggu working mom sudah harus mulai lagi bekerja.
Kedekatan emosional pada anak,dijalin sejak membawa bayi pulang dari rumah sakit. Pastikan untuk memberikan ASI ekslusif.Menatap (eye to eye contact) saat membersihkan, bermain dan membuai anak dengan tangan emak sendiri.

Bermain bersama. Seiring bertambahnya usia, ajaklah anak bermain-main. Permainan yang dilakukan, sebaiknya tidak mengunakan alat dulu apalagi  mengajak anak main gawai. Buatlah anak merasa dirinya paling penting. Simpan dulu gawai, dan kertas kerja emak dan bapak.Kegiatan bersama yang disarankan, seperti menyanyi bersama, mengerakan badan mengikuti irama atau permainan tangkap dan peluk. Tidak ada distraksi, saat beraktivitas bersama anak.

Berpelukan. Dikutip dari Myers & Diener dalam  The Scientific Pursuit of Happiness, yang dimaksud kebahagian anak dalam term psikologi adalah, perasaan aman,nyaman, diterima dengan baik oleh lingkungan pergaulannya.
Setelah dewasa kita lupa,kalau bayi sudah bisa merasakan energi disekelilingnya.Pelukan adalah energi baik  yang  membuat bayi  dan anak merasa aman,nyaman,diterima dengan baik oleh lingkungan sosialnya.Merasa disayang, dihargai dan diperlukan memberi dampak baik bagi perkembangan otak anak.

Pelukan adalah kontak fisik, yang merangsang pelepasan hormon endorfin yang berfungsi sebagai stimulus rasa senang dan bahagia.Orang tua yang menunjukkan rasa cintanya lewat pelukan,memberikan perasaan yang aman dan kasih sayang pada anak.
wikia.com

Manfaatkan  jargon “ Teletubis berpelukan” untuk memenuhi quota minimal 8 kali peluk perhari  pada anak. Seiring waktu, mereka tidak suka lagi dipeluk orangtuanya.Tetapi pelukan yang diberikan secara konsisten sejak bayi,tidak akan terlupakan. Enegi baik yang dihasilkan pelukan, menumbuhkan sikap empati pada lingkungan dan kasih sayang pada orangtua dan keluarga.

Disiplin dengan cinta. Masa anak-anak itu, masanya belajar dari kesalahan. Rasa ingin tahu dan belum mengerti,konsep pantas dan tidak pantas. Mendisiplinkan anak, adalah bagian dari tugas sebagai orang tua.
Tegur anak dengan ketegasan,katakan apa yang salah dan bagaimana cara yang benar. Koreksi  sikap anak, dengan contoh yang benar.
Tidak dengan teriakan dan pukulan, dalam bahasa yang  dan pelukan sudah cukup. Anak yang tidak pernah dikoreksi saat melakukan kesalahan, akan mengalami masalah dalam pergaulan dimasa dewasa.



Pixabay
Philosopi Petani Dan Ladangnya
Jadi orang tua itu,seperti petani. Setelah memberi  siraman rohani lalu mencabut gulma rasa takut,cemas  yang  mengangu ketenangan jiwa mereka. Yang tak kalah penting, untuk  grow happy adalah memberikan asupan pupuk yang benar dan sesuai takaran.

Dr. Fatima Safira Alatas Sp.A(K)  pada Lactogrow Grow Happy Parenting Workshop di Palembang menjelaskan,makanan anak tidak harus mahal.Yang penting bernutrisi lengkap dan bervariasi.Jangan abaikan,kebersihan dalam pengolahan dan penyajian makanan. Penting juga asupan makanan,yang mengandung probiotik.

Probiotik umumnya, terdapat pada makanan yang mengalami proses permentasi. seperti keju,youghurt, kefir ,tempe. Beberapa produk olahan sayur Korea seperti Kimchi diklaim mengandung probiotik dan prebiotik. Selain itu beberapa buah dan umbi seperti pisang,apel,bawang dan beberapa jenis biji-bijian seperti kedelai, kenari dan almond juga sumber probiotik.


Air Susu Ibu (ASI), makanan utama bayi 0-6 bulan,secara alami mengandung probiotik. Setelah usia 6 bulan sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi maka, ASI saja tidak lagi mencukupi. Bayi memerlukan tambahan asupan gizi lewat makanan pendamping ASI (MPASI), yang dilanjutkan dengan makanan keluarga ketika anak berusia 1 tahun.

Perubahan jenis asupan makanan, dapat menyebabkan konstipasi – sembelit. Feses yang besar, keras dan sulit dikeluarkan meningkatkan kecenderungan untuk enggan buang air besar.
Semakin sering menahan pengeluaran feses, semakin sulit feses dikeluarkan, sehingga tak jarang konstipasi menyebabkan rasa nyeri, tidak nyaman, bahkan tangis pada bayi.
Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa Lactobacillus reuteri memiliki peran untuk membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan dan juga menunjang tumbuh kembang anak.

Dikutip dari   www.awalsehat.nestle.co.id, manfaat  Probiotik Lactobacillus Reuteri 

Mencegah Konstipasi dan Diare
Menurut Prof. DR Soebijanto Marto Sudarmo, Dr.,Sp.A(K), asupan probiotik lactobacillus reuteri dalam tubuh anak dapat membantu mencegah gangguan pencernaan, seperti konstipasi dan diare. Bahkan untuk penyakit diare, risikonya bisa dikurangi hingga sebesar 30%. Selain itu, menurut jurnal kesehatan  probiotic.org, jenis probiotik ini mampu mencegah infeksi diare akibat rotavirus pada saluran pencernaan anak.

Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh

Saluran pencernaan,merupakan sistem imun utama pada tubuh. Organ ini berhubungan langsung dengan beragam senyawa atau mikroorganisme asing yang masuk melalui makanan.Dengan bantuan probiotik Lactobacillus reuteri, maka bakteri penyebab penyakit bisa dilawan.Oleh sistem kekebalan tubuh yang berada di saluran cerna. Sehingga anak, tidak mudah sakit. 

                                                                                                                                 awalsehat.nestle

Tahap tumbuh kembang yang optimal, diawali dari saluran pencernaan yang sehat. Berikan asupan gizi seimbang untuk menjaga kesehatan pencernaan. Nestle Lactogrow untuk adalah  susu  yang mengandung probiotik lactobacillus reuteri. Nestle mendedikasikan Lactogrow untuk mendukung, kampanye grow happy bagi anak,usia 1 hingga 5 tahun.

Nestle Lactogrow punya 3 pilihan rasa yaitu madu, vanilla dan plain yang lezat dan disukai anak.Dan tentu saja baik untuk pencernaan, karena mengandung lactobacillus reuteri, Nestle Lactogrow dilengkapi dengan 

💙 12 Vitamin
💙  7 Mineral
💙 Minyak Ikan
💙 Kalsium
💙 Omega 3
💙 Omega 6 
                                                            awalsehat. nestle 
Membesarkan anak agar tumbuh bahagia (grow happy), itu perlu kordinasi yang solid antara Ibu,ayah dan lingkungan keseharian anak. 

Tidak hanya kebutuhan fisik tetapi kesehatan jiwa anak, juga penting untuk grow happy. Selalu ingat, masa kecil adalah  masa depan anak.*** donasaurus.

15 komentar:

  1. Betul setuju sekali saya, anak harus di perhatikan baik secar fisik dan mental juga,kebanyakan banyak yg banggain fisik,tapi mentalnya tertekan, makasi infonya ya mba dona :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk mengasuh anak yang bahagia itu perlu seimbang memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani thanks sdh mampir Yuni

      Hapus
  2. Hal yang saya rasakan buat anak saya bahagia itu jajan ke minimarket dan beli susu. hehehe. Bermain bersama adalah kunci anak merasa lebih diperhatikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Ayah bro, bermain bersama itu sederhana mudah murah dan sehay.thanks sdh mampir

      Hapus
  3. thanks sharingnya, bermanfaat bila punya anak nanti.

    BalasHapus
  4. Perlu tau nih para orang tua yang baru punya anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup pentiiiing banget.Thanks sudah mampir Free exp

      Hapus
  5. Thanks for sharingnya mbak, saya masih new mom yang masih minim dengan ilmu parenting, baca artikel ini jd tambah wawasan lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bermanfaat untuk grow happy anak-anak thanks sdh ampir Siska

      Hapus
  6. membangun masa depan yg baik dengan memberi masa kecil yg bahagia, luar biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali,gak ada masa depan bahagia tanpa melalui masa kecil yang juga bahagia.Thanks sdhmampir Viral

      Hapus
  7. quality time bersama anak-anak itu memang penting sekali ya mba, agar anak-anak bisa selalu nyaman bersama orang tuanya dan anak-anak pun jadi happy

    BalasHapus
    Balasan
    1. anak dan orang tua jadi sama-sama happy thanks sdh mampir Ria

      Hapus
  8. setuju banget, apalagi perihal ASI :") terimakasih atas perjuangan para bunda ya

    BalasHapus