Minggu, 21 April 2019

Kopi Cupping Aroma dan Rasa

 Kopi sumatra selatan paling banyak varian rasa

 Coffee Cupping

Banyak cerita dan quote yang tercipta, karena kopi.Sekarang  kopi sudah jadi  tagline bersosialisasi  #ngopicantik. Yang suka tour de cafe, perlu tahu dong soal kopi yang disiapkan barista kesayanganmu.


Ada sekitar 100 varietas kopi, yang  sudah tercatat. Tapi hanya dua yang populer,dibudidayakan diseluruh dunia. Kopi Arabika dan Robusta.


Aih bro ternyata meski sama – sama varietas Robusta atau  Arabika, beda tempat tumbuh beda pula rasanya.

Jadi perlu semacam tes, untuk mengetahui  kualitas kopi. Dalam dunia perkopian,test kualitas kopi ini dikenal dengan cupping.

Profesional Cupping - Q Grader


Barista Profesional dan Q-Grade - Juri Lomba Barista
Demen ngopi bukan berarti  bisa langsung,memproklamirkan diri sebagai profesional cupping.
Ada training dan serangkaian test sebelum dinyatakan, layak  mendapat sertifikat sebagai profesiona  Q - Grader.

Coffee Quality Institut ( CQI ) adalah lembaga yang berpusat di USA. Lembaga ini mengeluarka sertfikat Q - Grader, untuk para Profesional Cupping.Matrik penilaiannya amat panjang dan bisa dibaca Nordicapproch

Diriku sempat ketemu  Kak Syafrudin – Ketua  Asosiasi Kopi Spesial Indonesia ( AKSI ), di acara Musi Coffee Culture  2019.

Beliau bilang secara umum penilaian kualitas kopi yang utama adalah  aroma dan rasa.
Penikmat kopi amatir, bisa coba- coba kepekaan rasa ala – ala  cupper. Dengan mengikuti langkah – langkah berikut :
Aroma
Kopi menyerap aroma apa saja, yang  berada disekitarnya. Penting banget mengemas,bubuk kopi dalam wadah terutup.Segera setelah proses pengilingan.

Untuk menghindari kontaminasi aroma, yang akan menurunkan kualitas kopi.Aroma, adalah bagian penting dari penilaian kopi.Indentifikasi aroma dilakukan tiga kali pada bubuk kopi yang sama
  • Mencium bubuk kopi sebelum diseduh air.
  • Mencium aroma saat mengaduk permukaan kopi seduhan
  • Mencium aroma kopi saat kopi sudah larut
 kopiloka - musi coffee culture 2019 -palembang

Kopi yang menjadi obyek penilaian cupping, adalah kopi bubuk 100% asli.  Inget yak kopinya pahit, kagak pake gula.

Begitu tersiram air mendidih, butiran kasar kopi akan langsung naik ke permukaan cangkir. Ampas kopi ini disebut crust – kerak.

Robusta, masuk kategori kopi beraroma kuat. Menciumn aromanya beberapa saat saja, kantuk bisa langsung  hilang.

Aroma setelah diseduh

Tunggu tepat 4 menit,setelah kopi diseduh air mendidih.Sambil menyisihkan ampas dengan sendok cupping. Hirup aroamnya, cium dari jarak sedekat mungkin.

Aroma negatif
  • Stink (bau basi)
  • Earthy (bau tanah)
  • Mouldy (bau jamur / apek)
  • Musty (bau lumut),
  • Smooky ( bau asap)
Cupper mengambil sedikit kopi, lalu menyeruput dengan cepat. Saat pertama indra perasa mengidentifikasi kopi,adalah moment of truth.

Rasa pada lidah dan aroma uap yang tercium hidung membuat ‘kesimpulan’ sebagai after taste.

After taste - lama bertahanya suatu flavour positif (rasa dan aroma).  Maksudnya rasa yang tertinggal,di ruang tenggorokan setelah kopi dibuang atau ditelan.

Jika after taste tidak ada atau meninggalkan rasa tidak enak,maka  diberikan nilai rendah.
Nilai citarasa utama pada kopi:

  • Fragrance - bau kopi bubuk kering
  • Aroma - bau sedap
  • Flavor - khas bau kopi
  • Body - kekentalan
  • Acidity - rasa asam enak dalam kadar yang wajar
  • Bitterness - rasa pahit
  • Sweetness - rasa manis
Rasa Negatif
  • Sour (rasa asam tidak enak)
  • Oily (berminyak),
  • Chemical (ada rasa dan bau bahan kimia),
  • Smooky ( rasa gosong dan bau asap)
 cupping
Kualitas kopi ditentukan dari mulai panen - pengeringan -  sangrai - giling – simpan- saji.
Karena tidak cermat dalam satu proses saja,nilai kopi bisa rusak. Itu yang bikin aroma dan rasa kopi, kadang jadi aneh.

Asik deh sekarang sambil ngopi cantik, bareng temen. Bisa bikin list ala cupper, untuk menilai kopi yang kamu minum. Next kita ngobrolin soal aneka macam gaya penyajian kopi***

21 komentar:

  1. Di Bogor sudah banyak bertebaran cafe buat ngopi. Murid-muridku juga banyak tertarik menjadi penyaji kopi sampai benar benar mendalami.

    BalasHapus
  2. Saya ini pecinta kopi mba dona. Semua kopi saya suka. Taaaapi, saya buta rasa kopi. Maksudnya saya gak ngerti mana kopi robusta, mana kopi arabica, dan lain sebagainya. Yang sayatau cuma 1. Semua kopi enak!

    BalasHapus
  3. Sekarang malah kafe-kafe sudah mulai membuka sharing session di dunia perkopian. Beberapa kali diajak hadir tapi bentrok terus jadwalnya. Padahal tertarik banget akutu. Apalagi kalau kopi pahit gitu. Eh, aku penasaran deh Mbak, itu dibacanya 'kapping' gitu kah? Ini tuh yang harus dikuasai barista gitu bukan, sih?

    BalasHapus
  4. Meski doyan ngopi, ternyata banyak yang harus dipelajari ya... Bukan cuma sekedar menikmati aroma khas kopi dan kekentalan yang mengasyikkan terhidang di cangkir yang dhidangkan di atas meja.

    BalasHapus
  5. Pecinta kopi musti baca nih, aku ga suka kopi habis rasanya pahit, walaupun dikasih creamer / susu, ya sebatas icip aja, hehehe

    BalasHapus
  6. Aku tuh suka baca-baca tentang kopi, tapi sayang bgt lambung dan jantungku ga kuat ngopi. Jedag jedug kaya lagi takbiran

    BalasHapus
  7. Ternyata, banyak sekali hal-hal menarik seputar kopi plus saat menikmati kopinya ya, Mbak. Dan membaca postingan Mbak Dona, wawasan saya jadi bertambah. Soalnya saya jarang sekali minum kopi. Itu pun kalau minum, pengin banget dan kopi sasetan yang kopi susu. Pasti aroma dari biji kopi yang baru digiling, lalu diseduh, itu jauh lebih nikmat ya, Mbak.

    BalasHapus
  8. Selama ini minum kopi taunya pahit saja, ternyata banyak rasa kopi yang membedakan kopi itu bagus atau ga bagus, dari segi aroma pun sama, dan memang aroma kopi itu bisa mengenyahkan aroma lainnya ya

    BalasHapus
  9. Aku suka kopi tapi lambungku tidak bersahabat. selalu abis minum ini asam lambungnya naik. hiks.. kadang kalau lagi kepengen minum aja, udah itu minum obat maag

    BalasHapus
  10. Rasa asam bukannya justry enak ya, Mba. Saya malah suka dengan kopi yg rasa asamnya berasa banget. Ada kenikmatan tersendiri.

    BalasHapus
  11. Kenapa aku kurang suka ya dengan kopi yang 100% kopi, semacama robusta rasanya gak kuat pahit banget,walaupun pakein susu tetap pahit

    BalasHapus
  12. Iyo beda budaya juga rasa bakal beda. Robusta di sumsel misalnya, kalah dari tempat lain, karena karena petiknya dak bisa petik merah. Rawan dipaling wong dulu men nungu merah.

    BalasHapus
  13. Jadi dapat wawasan baru nih saya tentang cupping. Jadi penilai kualitas kopi ya. Saya taunya baru nyampe barista aja, siapa tau ini juga bisa jadi alternatif profesi orang di zaman now. Tfs Mba Dona

    BalasHapus
  14. Aku bukan pencinta kopi, tapi aku suka dengan aroma kopi. Buat aku aroma kopi bikin relax syaraf otak terutama kalo lagi penat.

    BalasHapus
  15. Uhukk Cupping. Baru sebatas penikmat kopi di pagi hari sih. Semakin original kopi itu emang nikmat ketika diseduh...

    BalasHapus
  16. aku sih pribadi belum berani bilang diri sebagai penikmat kopi sejati, karena hanya menikmatinya dari aroma, dan rasanya saja. Dan itupun tidak dikonsumsi setiap hari, hanya dikonsumsi ketika kerjaan sedang banyak. tapi keseluruhan kopi memang selalu punya jalan untuk menemukan inspirasi.

    Salam Secangkir Kopi Inspirasi

    BalasHapus
  17. Aku sih pecinta kopi tapi yang original tanpa campuran cream atau gula. Lebih terasa nikmatnya kalau kopinya asli. Seperti ditempatku namanya kopi sidikalang

    BalasHapus
  18. Cupping ini sering aku dengar istilahnya dari para barista sih. Kalau aku sering menggunakan istilah ngopi ganteng aja 😂

    Btw Kopi di Palembang yang paling enak apa? Bisikin donk*

    BalasHapus
  19. Aku cuman tau kopi enak dan kopi tidak enak. Kalau enak,aku beli lagi disitu. Hahaha

    BalasHapus
  20. Kalo udah penikmat kopi, biasa paham cupping nggak ya? Temen aku itu sampe tau mana kopi robusta dan arabika saking suka banget ama kopi.

    BalasHapus
  21. Ternyata ga mudah yaa buat jd penilai coffee td. Hanya jd penikmat atau hobby saja blm cukup utk jd penilai coffee.

    Salut sama org yg bener2 suka bgt sama coffee dan bs jd penilai coffee..

    BalasHapus