Senin, 27 Mei 2019

Latihan Puasa Yuk

Bagaimana melatih anak berpuasa - Pic


Bagi kita yang lahir dan besar di negara mayoritas muslim, berpuasa itu sebenarnya bukan masalah besar.
Fisik dan mental kita sudah dalam kondisi, siap menjalankan puasa ramadan. Yang berbeda  adalah, umur berapa kita mulai berpuasa.

Sebelum ngobrol ngalur –ngidul, baiknya kita priksa lagi syarat wajib puasa ramadan

  • Beragama Islam

Puasa ramadan adalah rukun Islam yang kelima. Hukumnya wajib bagi, yang mengaku beragama Islam.
  • Balig

Balig – dewasa  dihubungkan, dengan aktifnya hormon dimasa puber. Mendapat haid bagi perempuan, dan keluar mani bagi lelaki.
  • Berakal sehat

Bagi mereka yang mengalami sakit mental - mabuk - tidak sadar, tidak wajib berpuasa ramadan.
  • Mampu dan kuat berpuasa

Puasa itu memerlukan fisik yang kuat.Karena minimal di Indonesia kita harus berpuasa selama dua belas jam.
  • Mengetahui awal bulan ramadan

Ngertikan sekarang kenapa  Departemen Agama, riweh banget soal penentuan hari pertama ramadan.Tidak lain tidak bukan, karena menjadi syarat wajib, untuk menjalankan puasa ramadan.

Dari syarat –syarat ini puasa ramadan tidak wajib, bagi anak dibawah umur atau yang belum menunjukan tanda baliq. Anak – anak belum kuat,tidak makan dan minum selama   12 jam.

Tetapi tidak ada salahnya orangtua mulai melatih anak, untuk berpuasa. Sebelum mulai mengajak anak puasa, pastikan dulu kondisi fisik anak siap.Karena puasa mungkin akan mengangu, aktivitasnya sehari - hari.

Berikut beberapa tips melatih anak berpuasa ramadan.

  • Kenalkan pada aktivitas berbuka dan sahur

Dua kegiatan ini menjadi bagian penting,selama bulan ramadan.Mengajak anak berbuka bersama lebih mudah, dari membangunkan mereka untuk sahur.
Anak usia 3-5 tahun membutuhkan tidur antara 10 – 13 jam sehari.  Bisa melatih mereka bangun sahur, dihari libur sekolah. Sehingga mereka, bisa menganti, jam tidurnya disiang hari.Hindari aktivitas yang menguras tenaga dan berkeringat, setelah makan sahur

Pengaturan waktu makan untuk latihan puasa

  • Pengaturan waktu makan

Tahun pertama belajar puasa
Setiap empat jam sekali ( dihitung dari jam 5 atau 6 pagi) anak- anak, boleh makan dan minum selama 30 menit.Lalu tidak makan dan minum lagi sampai empat jam kemudian.
Tahun kedua
Kalau kondisi anak memungkinkan, maka waktu bisa diperpanjang. Anak – anak boleh makan dan minum setelah 6 jam berpuasa.Lalu lanjut sampai enam jam berikutnya.
Pengataturan waktu makan ini bisa juga dijalankan,beberapa bulan sebelum ramadan.Semakin sering berlatih,semakin siap anak untuk mulai berpuasa.
Suport anak
Jangan harapkan anak untuk sukses, dalam satu dua hari pertama belajar puasa. Beri pujian sehingga mereka semangat, untuk mencoba lagi esok hari.
Kondisikan
Anak- anak itu copycat sejati. Seisi rumah dan suasana rumah, juga harus mendukung. Jangan sampai kita keras banget mengajak anak puasa, eh tahu – tahu  Papanya  tengah hari duduk depan TV  sambil ngopi.

Suport anak untuk tetap semangat berlatih puasa

Reward
Janji hadiah  bila sukses berpuasa. Trik ini sudah tua banget, tapi terbukti manjur. Janji hadiah berupa mainan,jalan-jalan dan baju baru, akan kita ubah seriring pertambahan usia.
Sampai akhirnya mereka mengerti ungkapan ‘ hadiahnya nanti dari Allah’.

Ibarat buah tidak makan dan tidak minum, itu cuma kulitnya saja. Setelah ramadan berlalu, anak – anak diharapkan sudah lulus training menjadi pribadi yang disiplin,jujur,rendah hati dan patuh pada Allah.Perlu waktu seumur hidup, untuk memahami esensi bulan ramadan***donasaurus.com
#30HariKebaikanBPN
#BloggerPerempuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Broken Link Lagi Tinggi Aku Moderasi Dulu Yak