Kamis, 06 Juni 2019

Optimis Melalui masa Sulit Dengan Berdoa


 
Berdoa membuat kita merasa optimis
As ordinary people banyak kali aku mengantungkan, harapan pada kekuatan doa.Keyakinan  bahwa tidak ada yang tidak mungkin,kalau Allah sudah berkehendak.
Sometimes when I'm almost to surrender then I stop and I remember I have you to save my day – I have You (Carpenter)
Prof Quraish Shihab bilang,doa itu menimbulkan perasaan optimis pada diri seseorang.Ada usaha,yang mengikuti doa itu.Ada keyakinan bahwa Allah, mendukung niat baik kita. Menimbulkan harapan doa, akan dikabulkan.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. “(QS: Al-Baqarah: 186)
Khusyu - Merendahkan Hati - Penuh Harap
Kebiasaan manusia zaman now, berdoa di media sosial.Menulis doa dengan kata bersayap,lalu berharap like dan komen yang meng ‘amin’ni. Dikabulkan atau tidak, sudah gak  penting banget.

Berdoa itu sesuatu yang pribadi. Doa itu ibarat kata kita sedang inbox pesan, diaccount Allah.Harus tahu triknya,supaya pesan kita dibaca.

Dikutip dari laman Hidayatullah,ada beberapa tips agar doa kita pantas dikabulkan.
  • Suara yang tenang,tidak membentak tidak pula berbisik-bisik.
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raf: 55)
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raf: 55)
  • Berprasangka Baik
Sempat ngerasa kok kayaknya Tuhan lupa deh pernah menciptakan gue? Soalnya semua usaha dan kerja keras gue,gak ada hasilnya.
Ibarat anak  yang  manja kelewatan, kita itu maksa.Semua doa harus terkabul, as soon as posible.
Sampai pada dead line doa tidak terkabulkan, maka kita akan bersumpah serapah.Tuhan tidak adil.
Padahal kita gak tahu sesuatu, yang buruk akan terjadi kalau doa tadi dikabulkan.
  • Di antara bentuk yakin ketika berdoa,adalah sadar bahwa dia sedang meminta sesuatu.
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 “Berdoalah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai, dan lengah (dengan doanya).” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani)
Coba deh flasback,kemasa masa sulit dulu.Sekarang setelah semua berlalu,mungkin baru kepikiran.Jadi berprasangka baiklah pada Tuhan,karena Tuhan maha tahu.  
  • Berdoa untuk hal – hal yang baik
Inget dong beberapa bulan terakhir,media sosial kita dipenuhi doa-doa ( tepatnya sumpah - serapah). Tabiat manusia yang begini, emang bikin emosi.Allah secara khusus menegur mereka, yang punya kebiasaan tidak sopan itu.
“Janganlah kalian mendoakan keburukan untuk diri kalian, jangan mendoakan keburukan untuk anak kalian, jangan mendoakan keburukan untuk pembantu kalian, jangan mendoakan keburukan untuk harta kalian. Bisa jadi ketika seorang hamba berdoa kepada Allah bertepatan dengan waktu mustajab, pasti Allah kabulkan.” (HR. Abu Daud) 
Kalau semua usaha sudah dikerahkan, biasanya yang terakhir kita lakuakan adalah berdoa.Gimana kalau dibalik sekarang kita berdoa, sebelum memulai sesuatu.

Jangan malas, mengulang – ulang doa.Mungkin pada doa yang kesekian, Allah menilai doa kita sudah layak dikabulkan. ****donasaurus.com

#30hariKebaikanBPN
#BloggerPerempuan
#doadanharapan

3 komentar:

  1. Minal aidin walfaizin.

    Saya juga optimis dengan berdoa

    BalasHapus
  2. numpang promote ya min ^^
    Bosan tidak tahu mau mengerjakan apa pada saat santai, ayo segera uji keberuntungan kalian
    hanya di D*E*W*A*P*K
    dengan hanya minimal deposit 10.000 kalian bisa memenangkan uang jutaan rupiah
    dapatkan juga bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% :)

    BalasHapus