Senin, 03 Desember 2018

Tips Merawat Jas Hujan Bersih dan Tahan Lama

merawat jas hujan








Berkendaraan saat hujan
Berkendaraan saat musim hujan

Biasanya begitu selesai  dipakai langsung aja jas hujan, dipuntel-puntel  dalam bagasi motor. Harganya gak begitu mahal,dan cuma di pake kalau hujan di jalanan pula.Siapa juga yang  peduli, pada  baju plastik ituh.  
 ----------------------------------------------------------------

Ceritanya suatu hari  kehujanan saat otw, menuju lokasi seminar.Cap cus  langsung menepi,mengeluarkan jas hujan dari bagasi motor. Gak pake lirik-lirik lagi, langsung aja dipakai.
Tiba di lokasi, u la la kemeja  ternoda  minyak, mungkin dari  onderdil  bekas  yang  nempel di lengan jas hujan.

Tau dong, jas hujan itu bahan dasarnya plastik. Tapi kita tuh suka  lupa,bisa jadi dalam bagasi kita ada benda-benda tajam. Mungkin juga kotoran oli dan minyak dari  peralatan yang lupa dibersihkan.

Alasan buru-buru dan lupa bawa kantong plastik. Akhirnya dibiarkan saja ia mendekam, dalam keadaan basah  di bagasi motor.

Hal-hal sepele  ini yang bikin jas hujan, rerata berumur pendek. Ibarat lagu,cuma satu musim hujan saja. Membersihkan  Jas Hujan, tidak terlalu sulit dapat selesai kurang dari 15 menit.

  •  Menggunakan Mesin Cuci
Meskinpun tidak disarankan, karena ada kemungkinan robek.Tetapi beberapa merek jas hujan dengan harga lumayan, dikalim dapat  dicuci dengan mesin cuci.
  • Sebelum memasukan jas hujan ke mesin cuci, periksa  lagi  instruksi  cara    perawatan   jaket hujan  yang disarankan pabriknya.
  • Lepaskan dulu penutup kepala (kalau bisa dilepas), periksa dulu kantungnya siapa tahu ada benda  logam /tajam . Tutupkan  retseleting ,kancingkan semua kancing pada posisinya masing-masing.
  • Tidak disarankan memakai pemutih,dan cuci terpisah dari pakaian lain.
  • Gunakan pengaturan delicate untuk mencuci .
  • Keringkan, dan jemur dengan hanger
  • Mencuci  Manual 
Kalaupun  jas hujan mu ( seperti miliku) barang kodian  yang seharga   Rp  50-60.000 saja,  gak sulit juga  mencucinya.

1.Deterjen
2.Lap basah
3.Spon cuci piring ( dari busa atau jaring)
4.Dua gantungan baju
5.Ember untuk membilas


---------------------------------------------------------------------
mencuci jas hujan
Menjemur jas hujan

----------------------------------------------
Caranya 


  • Noda lumpur - Biasanya bagian paling kotor, adalah  ujung celana  karena kecipratan lumpur.  Coba dulu dibersihkan dengan lap basah saja.  Kalau noda masih bandel, terpaksa deh pakai spon dan deterjen.  
  • Noda Minyak – Ada beberapa cairan kimia khusus untuk membersihkan noda membandel. Kalaupun gak mau ribet, dengan cara biasa juga bisa.
Gosokan spon secara perlahan, pada bagian yang bernoda. Misal noda gak hilang juga, setidaknya pastikan  gak bisa lagi nempel ditempat lain.
  • Setelah  bersih-bersih selesai, bilas   dengan air bersih. Kalau gak kotor-kotor amat , sekali bilas aja udah cukup.Keringkan dengan mengantungnya di hanger /gantungan baju.
Menyimpan jas hujan
Simpan  jas hujan yang sudah kering ke dalam plastik

Menyimpan  Jas Hujan
  • Jangan disetrika ( gosok) ,  bisa meleleh dan robek.
  • Lipat jas hujan yang benar-benar sudah kering, dengan rapi dan sekecil mungkin.
  • Masukan ,dalam kantong keresek besar.
Semisal setelah digunakan, tidak bisa langsung mengantung jas hujan. Kantong kresek ini relatif aman,tidak akan  menetes dan membasahi ruang atau benda lain.
  • Jangan menyimpan jas hujan,dalam keadaan basah di dalam kantong atau bagasi. 
Bisa menumbuhkan jamur hitam-hitam kecil, (tahi lalat) dan meyebabkan bau apek.

------------------------------
Jas hujan  setelan celana dan baju, paling disarankan untuk pengendara motor. Karena tidak membatasi gerak dan aman untuk pengendara lain.
--------------------------------

Sesekali di musim panas, keluarkan jas dan angin-anginkan. Siapa tahu ada hewan kecil yang nyasar dan bersarang di dalamnya.
Ok, semoga tahun ini jas hujan mu selamat sampai di musim hujan,selanjutnya****


20 komentar:

  1. Aku paling abai dengan yang namanya jas hujan. Tapi dibandingkan jas hujan yang bagusan aku lebih suka pakai jas hujan plastik yg harga 10rban. Malah lebih awet menurutku.

    BalasHapus
  2. Wah, pantesan selama ini jas hujanku gampang rusak.
    Ternyata ini tho tips perawatannya
    makasiii ya
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  3. Suamiku rajin banget kaK dona.
    Setiap habis kehujanan, langsung dijemur sampe kering.
    Setelah kering, dilipat rapi dimasukin dalam bagasi. Tapi bagasi gak nyimpen benda lain selain jas hujan. Jadinya aman sentosa.

    BalasHapus
  4. jas hujan saya model baju dan celana, Mbak. sudah 5 tahunan dan belinya masih 135 ribu. Tapi tetap, kalau hujan gede banget bakal tembus. Jas hujan itu hanya bisa hujan yang sedang-sedang saja hahaha.
    Kalau saya, pas habis pakai, paling diangin-anginkan dulu. Kalau dicuci juga manual, terus dijemur ditempat teduh. Lipat, masukin kantungnya, taruh di bagasi hehehe.

    BalasHapus
  5. Jarang pake jas ujan, Xixixi.. ketahuan deh jarang kemana-mana. Tapi emang kayak suamiku aja jarang yang namanya ngerawat jas ujan. Thanks for sharing nanti kalau paksu beli jas ujan lagi aku kasih info tipsnya mbak ke beliau.

    BalasHapus
  6. Jarang pakai jas hujan mbak, apalagi skrg belum hujan sama sekali di tempatku, padahal udah masuk bulan yang -ber hehehhee.
    Tapi jas hujan aku juga alhamdulillah berumur panjang mbak. Karena ya emang diperhatiin perawatannya
    Pernah sekali punya itu karena bahannya kaku, jadi cepet rusaknya, hihiii
    TFS yahh mbak buat tipsnya

    BalasHapus
  7. Hehehe, bener juga ya, meski pun kalau kehujanan sudah basah, Jas Hujan tetep perlu dirawat. Asli selama ini nggak pernah dirawat hehe

    BalasHapus
  8. Jas hujan kami pun yg murah meriah itu.
    Sebisa mungkin setelah hujan-hujanan diangin2 dulu sebelum disimpan lagi.
    Tapi blom kepikiran utk diplastikin dulu sblm disimpen di bagasi motor.
    Terima kasih sudah mengingatkan...

    BalasHapus
  9. Kadang kita tuh suka skip dgn hal" sepele seperti yg diceritakan diartikel ini, tq for sharingnya, skrg aku jd inget jas ujan ku msh dibagasi motor dan dipuntel". Hehehe

    BalasHapus
  10. Mbak, aku jadi teringat sama jas hujanku baca ini. Wah mesti disiapin ini sebelum musim hujan datang. Dicuci aja deh mumpung hujan belum datang. TFS mbak...

    BalasHapus
  11. Ini jadi harus selalu dibawa nih, apalagi sekarang musim hujan, juga harus dirawat bener-bener

    BalasHapus
  12. Aku kalo jas hujan aku ga pernah cuci dengan mesin cuci mba, biasa aku cuci pake tangan dan sikat . Terus jemur deh di tempat yang tidak terpapar matahari langsung .

    BalasHapus
  13. saya ga pernah nyuci jas hujan
    bahkan bisa dibilang sangat abai
    padahal ini jas hujan berjasa banget klu hujan
    kalau gitu nanti dicuci deh dan dikasi pewangi

    BalasHapus
  14. aku sering banget abai soal jas hujan ini, karena paling malas untuk mencucinya. Biasanya kalau sudah dipakai, ya sudah begitu. Dilipat dan dirapikan, paling cuma dikeringkan doang

    BalasHapus
  15. si mamas suami ku juga kalau pulang dengan jas hujannya aku selalu kesel ngelihatnya. gmn gk kesel, kadang ya ngeliat jas hujan yang udah buluk jadi pen ngebersihin itu jas hujan tapi takut rusak. apa daya ku yang baru ini tahu mengenai trik nyuci jas ujan. tfs ya mba. sangat bermnafaat artikelnya.

    BalasHapus
  16. Nah, ini nih yg suka males dilakukan, paling sering bau apek, suka lupa jg dilakuin, harus rajin ah, syg jg soalnya ya

    BalasHapus
  17. Tipsnya bagus banget kak. Biasanya jas hujan hbs di pake main taro aja jd bau apek

    BalasHapus
  18. Itu aku banget kalau selesai pakai jas hujan main kuntel aja . Giliran mau di pakai lagi pas hujan bau nyaaaaa gak enak bangeet . Baru inget deh buat di gantung trus cuci sekalian . Tapi ada juga yg jas hujan bau banget karet sudah di cuci berkali kali bau karetnya gak hilang .

    BalasHapus
  19. Jadi inget celana jas hujanku yang terbang ke atap kantor lantai 2 gara2 aku gantung setelah kena hujan, hehe. Makasi tips nya mbak..

    BalasHapus
  20. Makasih informasinya, perlu banget neh soalnya sudah musim hujan, masa tiap sebulan sekali beli jas hujan karena rusak..

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir