Senin, 15 Juli 2019

Pilih Anak Sukses atau Bahagia



 
Bahagia dimasa kecil - sukses dimasa depan
Pertanyaan memilih antara anak  sukses atau  anak  bahagia itu, biasanya dihindari orangtua.
Sebagai manusia normal  udah pastilah  bercita – cita, anak  kita sukses dengan bahagia atau bahagia dengan sukses.
Bicara soal indikator bahagia, tiap orang bisa aja beda.Tapi kalau indikator sukses?
Secara umum bisa dipastikan indikator sukses zaman sekarang  itu, berhubungan dengan pencapaian finansial. Apakah itu pertanda kita  sudah jadi orangtua  matre?

Dizaman yang apa – apa perlu duit ini  wajar saja saja, kalau kita berharap anak kita bisa bisa hidup mandiri dan layak. Setidaknya mereka tidak menjadi beban dihari tua kita.

Masalahnya  kadang orangtua itu terlalu agresif  - ngotot banget, supaya anaknya jadi orang sukses (secara finansial).Oranga tua urban biasa merencanakan, tahapan  sukses anak - anak  mereka
Dimulai dengan memasukan anak ke sekolah fullday atau memenuhi jadwal sengang mereka dengan les.Harapanya  supaya Intelligence Quality (IQ) anak, berkembang setinggi mungkin. Apakah perlu banget begitu?


Pramudita Sarastri - dr.Ariani Dewi Widodo - Elizabeth Santosa M.PSi

Kita suka lupa kalau anak itu juga manusia, yang punya perasaan. Anak bukan robot yang tidak  butuh perhatian, gak pernah capek atau gak mungkin stress.

Bahagia  Sekarang  Sukses Dimasa Depan

Dari ngobrol – ngobrol grow happy bareng Lactogrow,diriku mendapat pencerahan.Langkah pertama menuju sukses, adalah buatlah anak merasa bahagia.

Karena riset membuktikan anak yang bahagia, akan lebih mungkin sukses dimasa depan. Demikian pesan Elizabet Santosa ( Psikolog dan Mama tiga anak  kepada emak dan bapak, yang hadir di  Equatore Rooftop Restorant - Palembang.

Rasa bahagia pada anak, lebih dari sekedar senyum dan tawa. Perlu tindakan  nyata yang berkelanjutan, dan kerjasama team untuk membuat anak grow happy – tumbuh bahagia.

Professor John Bowlby, seorang pioneer dalam penelitian mengenai ikatan antara orang tua dan anak,meyakini bahwa hubungan yang baik  antara orangtua dan anak akan berpengaruh dalam membentuk positive  self-esteem seorang anak. Mempengaruhi  bagaimana emosinya terhadap orang lain dan bagaimana caranya memandang dunia secara umum

Bahagia itu perlu dikondisikan

Intelligence Quality (IQ)
Kalau anak merasa senang dan tenang, biasanya lebih mudah menerima pelajaran di sekolah.
Jadi walaupun gak jenius – jenius amat ( jangan lupa setiap anak dilahirkan dengan bakatnya masing – masing), setidaknya dia tumbuh dan berkembang menurut standar umurnya.

Kecerdasan Emosional  (EQ)
Anak yang bahagia dimasa kecil lebih mungkin untuk menunjukan prilaku berikut dimasa depan:

  • Bisa mengendalikan diri ( memahami perintah)
  • Dapat mengambil keputusan dengan bijak
  • Senang bersosialisasi dan berkomunikasi
  • Menunjukan rasa empati dan peduli lingkungan sekitar
  • Punya semangat  motivasi untuk mencapai cita - cita
Peran Orangtua
Orangtua itu  bisa jadi, sumber kebahagiaan atau sumber penderitaan utama anak. Peran  Orang Tua menjadi vital dan fatal dalam  tumbuh kembang anak secara fisik dan mental.

Bebas dari rasa takut
Rasa takut bisa disebabkan sesuatu yang terjadi di dalam atau di luar rumah. Orang di rumah  berantem melulu atau dibully di sekolah. Anak  merasa tidak aman,selalu  cemas dan takut.

Waspada kalau anak mulai sering  mimpi  buruk.  Tidak betah dan suka main jauh dai rumah . Beberapa anak yang dibully teman atau guru di sekolah, males ke sekolah.
Itu sekedar contoh, intinya orangtua harus sensitif  pada  prilaku tidak biasa anak. Karena bisa jadi dia sedang  dikejar rasa takut  pada sesuatu.


Ayah dan Ibu harus bekerjasama
 untuk grow happy

Merasa dilindungi
Anak mungkin belum mengerti arti kata’melindungi’.  Kata melindungi diwujudkan dengan  hadirnya kita secara fisik.
Dengan pelukan dan kata - kata yang menenangkan,disaat anak merasa takut atau tidak percaya diri.

Merasa dipercaya
Dengan berbagai alasan orangtua cendrung curiga pada anak. Kita selalu meragukan kemampuan anak.

Rasa minder yang dipupuk dari rumah ini, berdampak negatif. Merasa  minder karena merasa dirinya bodoh,tidak mampu dan selalu gagal.

Lebih parah lagi akhirnya  anak jadi malas melakukan apapun. Karena selalu  berakhir dengan omelan dan makian


Peran orangtua mendukung sukses anak dimasa Depan
Kalaupun nantinya  zoonk setidaknya emak - bapak sudah membuktikan, bahwa kalian percaya padanya.Koreksi dapat dilakukan kemudian.Tentu saja dengan cara, yang tidak merendahkan martabat anak.

Dampingi anak bereksplorasi
Lakukan aktivitas sederhana  tidak perlu biaya,tapi terasa manfaatnya bagi jalinan kasih orangtua dan anak.
Misalnya temani anak  melakukan eksperimen di dapur atau bertualang di kebun belakang rumah.




Makan yang cukup dan bergizi
Dalam masa pertumbuhan, anak sering  kali merasa lapar. Wajar saja karena semua sumberdaya dikerahkan, untuk menjadi besar,tinggi dan cerdas.

Waktu makan yang teratur akan mejadi kebiasaa dalam kehidupan. Secara psikologis hal itu dapat membangkitkan perasaan damai dan aman.

Tidak harus mewah tetapi makanan anak harus   mengandung,  cukup kalsium- gizi-mineral dan vitamin. Waktu makan anak juga harus teratur dan tepat waktu.


Belajar bikin Bento biar anak makan dengan happy


Probiotik lebih dari sekedar bakteri baik
Dr.Ariani Dewi Widodo bilang kesehatan saluran cerna penting, untuk tumbuh kembang anak. Tau dong di dalam usus kita ada bakteri baik dan bakteri yang tidak begitu baik.

Probiotik adalah salah satu komunitas bakteri baik, yang hidup di dalam usus dan saluran cerna manusia.

Kalau anak tiba – tiba murung atau rewel, gak ada salahnya diberi asupanan makanan atau minuman yang mengandung probiotik.Karena bisa jadi ia kekurangan  probiotik pada saluran cernanya.
Probiotik sebagai moodboster

Gejala kurangnya koloni bakteri baik dalam saluran cerna dapat berupa
  • Diare
  • Sembelit
  • Kolik ( menangis terus)
  • Murung dan tidak aktif bergerak
Yang perlu kita ketahui ternyata probotik itu, gak cuma penting bagi saluran pencernaan.
Berikut beberapa manfaat probiotik yang Mama dan Papa wajib tahu.
  • Membantu penyerapan nutrisi lebih baik
  • Membantu meningkatkan kekebalan tubuh
  • Membantu memperbaiki suasana hati.
Makanan dan minuman sumber probiotik

Probiotik bisa didapat dari makanan atau minuman yang sudah mengalami permentasi.
Nestle Lactogrow sudah mengembangkan susu dengan kandungan probiotik.

Probotik memastikan semua Vitamin dan mineral yang dikandung susu dapat terserap sempurna.Pertumbuhan fisik dan mental yang  paripurna,membuka jalan anak untuk bahagi dimasa kecil dan sukses dimasa depan***donasaurus

#growhappy
#lactogrow
#probiotik

44 komentar:

  1. kalu pacak pilih duo2nyo. sukses dan bahagia dunio akherat. wkwk..

    BalasHapus
  2. Sukses dan bahagia itu memang perkara sulit ya. Orang tua kayaknya emang jadi kunci.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul tapi lebih baik cari bahagia dulu deh 😄

      Hapus
  3. Soal ini sampe ada drama korea nya juga loh mba. Hahaha. Terkadang orang tua maksudnya baik mau anak sukses dll, tapi suka lupa tanya apakah anaknya bahagia dan itu merupakan pilihannya atau ngga. Pinginnya anak bahagia dan bisa sukses dengan caranya dia sendiri, orang tua nya bantu doa dan dukungan. Hihihi.. Penjelasannya di sini juga menarik soal makanan dan minuman, bisa jadi tambahan pengetahuan nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Sky Castel.Kita suka lupa kalo selain duit dan puja puji kita perlu bahagia

      Hapus
  4. Pertanyaan yang susah dijawab. Semua orangtua pengen anaknya mendapat keduanya ya mba. Semoga kita semua bisa mewujudkan untuk buah hati kita, Aamiin

    BalasHapus
  5. Kalau aku sendiri harus dua-duanya mba. Soalnya antara sukses dan bahagia itu harus melengkapi. Bertumbuh dengan nutrisi lengkap untuk bekalnya nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.Semoga anak kita sukses dan bahagia

      Hapus
  6. keren nih Nestle Lactogrow sudah mengembangkan susu dengan kandungan probiotik. karena terkadang probiotik ini terlewat dalam checklist orangtua untuk menjaga kesehatan perncernaan anaknya. Padahal kesehatan pencernaan modal awal ayak bahagia dan sukses nantinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul istilah probiotik juga belum terlalu populer dikalangan ibu dan ayah.

      Hapus
  7. Yang paling utama, biarkan anak bahagia terlebih dahulu. Dengan bahagia anak lebih mudah belajar, tentunya kesuksesan pun dapat dicapainya

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju ,bebas tekanan dan tumbuh sesuai kapasitasnya.

      Hapus
  8. Maunya sih anak bahagia kemudian mencapai kesuksesan.
    Xan aku suka dengan pernyataan ini:
    Rasa bahagia pada anak, lebih dari sekedar senyum dan tawa. Perlu tindakan  nyata yang berkelanjutan, dan kerjasama team untuk membuat anak grow happy – tumbuh bahagia.
    Keep noted...buat tambah ilmi jadi ibu

    BalasHapus
  9. Kalau saya memilih anak saya bahagia he..he.. he... karena jika anak happy langkah untuk menuju ke gerbang kesuksesan akan terbuka luas. Insyaa Allah...

    Aku setuju peran orangtua yang menjadikan anaknya bahagia dan sukses melalui perhatian, nutrisi seimbang dan kebutuhan hidup yang sesuai agar tumbuh kembang secara fisik dan mental terpenuhi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin semoga anaknya sukses dengan bahagia

      Hapus
  10. Kalau bisa dua-duanya mba, tapi kalau harus pilih yang pasti bahagia dulu agar bisa lebih nyaman dan semangat dalam meraih kesuksesan :D hehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju,bahagia membuka jalan untuk sukses

      Hapus
  11. Betul banget mba, kecerdasan anak itu beragam. Jadi jangan dijudge bodoh hanya karena nilai akademiknya anjlok ya. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kalau kita fokus pada kekuranganya maka anak akan lupa kalo dia punya kelebihan

      Hapus
  12. Mau dua2nyaaaa :D
    Tapi emang yang namanya bahagia itu bisa bikin tumbang anak jd baik dan akhirnya sukses di masa depan ya mbak :D
    Oh Lactogrow ini mengandung probiotik ya, baru tau mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahagia membuka jalan untuk sukses dimasa depan

      Hapus
  13. Memberikan reward berupa pujian dan hadiah ketika anak melakukan hal baik dapat memupuk rasa percaya dirinya yac mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget,semoga kita terhindar jadi mama yang cuma bisa marah tapi gak pernah muji

      Hapus
  14. ada yang bilang gini, jangan bahagia dulu baru senyum, tapi senyumlah untuk bahagia.
    dalam kasus ini aku percaya, jangan sukses dulu baru bahagia, tapi bahagialah saat mengejar kesuksesan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup sepakat,cari alasan sebanyak mungkin untuk bahagia

      Hapus
  15. Kalau disuruh milih saya, sukses apa bahagia ya pilih dua2nya ya, hehe ... Tapi bagaimanapun juga sebagai orang tua kita khan mengupayakan keduanya khan. Tentunya melalui pemenuhan nutrisi dan stimulasi sangat penting sejah masa pertumbuhannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget bunda bahagia membuka pintu sukses

      Hapus
  16. Pilih anak bahagia. Karena kalau bahagia, insya Allah dia sukses dengan caranya sendiri. Nah, pemenuhan nutrisi yang baik dan optimal penting banget deh buat menunjang agar anak bahagia dan mencapai kesuksesan

    BalasHapus
  17. kalau aku sih sederhana, dampingi anak dan menjadi sahabatnya agar ia merasa bahagia. Dan didik dengan cara terbaik, usahakan kita sendiri yang mendidik anak langsung agar bisa diarahkan sesuai dengan apa yang kita harapkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar karena nilai - nilai yang ditanamkan orangtua biasanya lebih bisa diaplikasikan pada lingkungan

      Hapus
  18. Sukses itu harus bahagia, kalo gk bahagia berarti belum sukses, yang pasti anak harus mendapatkan yang terbaik tetapi harus disesuaikan dengan kemampuan orangtuanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup setuju kita harus sukses dengan bahagia

      Hapus
  19. Memang ya untuk grow happy harus bekerjasama smua lapisan antara ibu dan ayah sehingga anak pun senantiasa nyaman dan merasa ada serta mempengaruhi juga untuk tumbuh kembang nya

    BalasHapus
  20. Anak yang happy akan mudah banget belajar, beraktivitas, dan raih kesuksesan. Kalau anak gak happy, ya pasti mau aktivitas apapun jadi gak bersemangat. Yang lebih penting lagi, ortunya juga harus happy ya biar anaknya juga tertular hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. yak bener banget,sebarkan virus bahagia itu Annisa

      Hapus
  21. Ingin anak bahagia atau anak sukses. Semua orang tua pasti ingin kedunya bisa. Bahagia dan sukses sekaligus. Anak yang bahagia, kemungkinan lebih sukses di masa depan, tetapi bukan berarti harus sukses dulu baru merasa bahagia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali Windu,bahagia itu relatif jadi bisa dirasakan kapan saja dimana saja gak perlu pake biaya

      Hapus
  22. Menurutku bahagia dan sukses tiak bisa dijadikan pilihan, tapiii bahagia adalah 'suksesnya' hidup seseorang hehe

    BalasHapus