November 06, 2021

Alergi Susu Sapi

alergi susu sapi
Waktu balita sampai  tamat sekolah dasar, aku  gak  suka  minum susu. Aku merasa air susu itu, berbau amis  dan bikin mual. Jadi kalaupun terpaksa  minum, tak lama kemudian aku langsung muntah sendiri. Akhirnya  karena bosan,mereka berhenti memaksa aku minum susu.
 
Nah, dalam event  Danone Digital Academy  2021, aku ketemu  dr.Endah Citraresmi, Sp.A(K)- Dokter Spesialis Anak,Konsultan Alergi dan Imunology. Barulah aku mengerti, yang aku alami  itu adalah gejala alergi susu sapi.

Kita terlanjur menganggap susu sapi adalah super food. Jadi  gak kepikiran, kalau anaknya  bisa saja  alergi terhadap  susu. Apalagi  gejala alergi susu tidak ada yang spesifik. Sekilas  mirip dengan alergi telur atau makanan laut. Hal ini yang kadang membuat  orangtua salah  treatmen, pada  anak yang mengalami alergi susu sapi. Terus, gimana cara membedakan alergi susu sapi dan alergi makanan lainya?

Penyebab Alergi Susu Sapi

Seperti alergi makanan pada umumnya, alergi susu sapi juga disebabkan  malfungsi sistem imun tubuh. Nah,pada kasus  alergi susu sapi, sistem imun mengidentifikasi protein, yang terkandung didalam susu sebagai bahaya.

Mengutip dari laman mayoclinic ada beberapa faktor resiko sebab malfungsi  sistem  imun pada anak.

  • Alergi susu sapi mengarah pada alergi lainya

Anak  yang  alergi susu kemungkinan besar, dia pun mengidap alergi lainya.Jadi alergi susu adalah petunjuk awal,bahwa anak menderita  elergi lain.

  • Riwayat  alergi dalam keluarga

Bila salah satu dari orangtua mempunyai riwayat  alergi makanan,resiko  anak  untuk  mengidap alergi juga lebih besar.

  • Umur

Organ dan sistem  pencernaan, yang belum tumbuh,dan  berfungsi sebagaimana harusnya.Menyebabkan anak mudah mengidap  alergi makanan.

Untuk menetralisir  protein susu sapi  yang dianggap berbahaya tadi.Sistem  imun tubuh memproduksi antibodi  immunoglobulin E (IgE). 

Antibodi  yang bertugas menetralisir  protein- protein (allergen) tersebut. Nah, pertempuran protein dan IgE tadi, menimbulkan  gejala  alergi susu sapi.

Berdasarkan  riset ada  dua jenis protein, dalam susu  sapi yang sering memicu alergi.

  • Kasein-Casein  komponen protein  utama  susu sapi.Susu hewan mengandung 80%  kasien, yang  sangat bermanfaat dalam pembentukan otot, tulang dan kesehatan jantung.
  • Whey-bubuk susu  yang didapat sebagai  sisa dalam  proses pengolahan  susu murni menjadi keju.

Berapa lama  gejala alergi terlihat setelah  minum susu

ilustrasi gejala-gejala alergi susu sapi

Gejala  alegi susu yang disebabkan   pertempuran, antara  antibodi IgE dan protein susu  sudah terlihat  kurang dari 2 jam sejak susu diminum.

Gejala  awal yang timbul pada setiap  anak, mungkin berbeda. Tapi  dr.Endah  mengatakan, ada  beberapa  gejala umum yang bisa jadi  pertanda  ada reaksi alergi susu.

  • Gejala alergi susu pada kulit

Muncul bentol – bentok kecil mirip keringat malam

Timbul ruam atau bercak merah

  • Gejala alergi susu pada  mulut dan saluran cerna

Gatal di rongga mulut

Bibir dan lidah membengkak

Mual dan muntah

Sakit perut

  • Gejala alergi susu pada saluran napas

Mendadak  batuk dan pilek

Mendadak sesak nafas

  • Kehilangan kesadaran

Pada   kasus alergi susu yang sudah parah, dapat menyebabkan pingsan-hilang kesadaran.

Menurut pengalaman dr.Endah, meskipun  terlihat ada   gejala seperti  alergi susu sapi. Bukan berarti orangtua, langsung mengambil tindakan sendiri. Dokterpun perlu observasi, selama 4 bulan atau sekitar 18 kali pertemuan . Untuk memastikan  seseorang, benar – benar alergi susu sapi atau bukan.

Nah untuk  masyarakat awam, dr. Endah menyarankan  melakukan  percobaan sederhana. Pertama,kalau  menduga  anak mengalami  gejala alergi susu sapi, segera hentikan konsumsi susu. Kedua,setelah   gejala  benar - benar sembuh, coba berikan lagi susu.Bila gejala tidak  berulang,bisa dipastikan  tidak ada reaksi alergi.Ketiga,bila  gejala berulang atau bertambah parah, kemungkinan besar memang anak  alergi.Nah, pada kasus ini yang harus dilakukan, tentu saja segera  konsultasi ke dokter anak.

Susu  yang cocok untuk  anak  alergi susu sapi

Alergi susu sapi  tidak menjadi halangan, untuk memberikan asupan protein yang penting dalam tumbuh kembang anak. Kita dapat memberikan  susu nabati, dengan kandungan protein yang sama baiknya dengan susu sapi.

Dari laman healthline, ada beberapa sumber protein nabati yang dapat dijadikan  pengganti  bagi anak – anak yang alergi susu sapi.

Susu Kedelai

Susu kedelai tersedia dalam bentuk bubuk atau sudah dikemas siap minum.

Susu Beras

Dahulu masyarakat yang tinggal dipedesaan Indonesia, rata – rata  menggunakan susu beras sebagai alternatif protein  bagi anak mereka. Proses pembuatanya sederhana, hanya dengan mengambil air dari beras  yang sedang dimasak. Air beras atau air tajin, teksturnya kental , beraroma nasi dengan rasa sedikit gurih.

Susu Kelapa

Susu kelapa atau santan yang digunakan  adalah kelapa muda. Untuk memudahkan proses pengolahanya , kita dapat  membuat  juice kelapa muda.

Susu Almond

Susu almond sekarang sudah mudah ditemukan di seluruh Indonesia. Dijual dalam bentuk bubuk dan juga kemasan siap minum.

Seperti juga susu sapi, rasa dari tiap jenis susu nabati berbeda – beda.Tapi penting untuk memilih produk,yang tidak banyak mengandung gula dan pewarna. Biar anak  gak bosan, dapat mengganti jenis susu alternatif secara berkala.

susu alternatif untuk anak yang alergi susu sapi

Apakah alergi susu sapi bisa sembuh

Meskipun pada beberapa kasus, alergi susu sapi berlanjut sampai dewasa.Tapi secara umum,alergi  susu sapi  akan  sembuh dengan sendirinya.Aku sudah buktikan sendiri, sekarang aku tidak mual  dan muntah lagi kalau minum susu sapi.

Seiring bertambahnya usia, saluran pencernaan dan sistem imun sudah berfungsi  dengan baik.Tubuh akan semakin kuat dan reaksi alergi terhadap  susu sapipun akan menghilang.

Tags :

bm
Created by: Donasaurus

Feel free to connect with me on social media or leave me a comment lways be super happy to have a little chat about your ideas and opinions Love Dona

10 Comments

Alergi emang gak bakalan pilih-pilih. Bahkan bahan makanan minuman yg dianggap bernitrisi banget, bisa jadi alergen. Aku termasuk yg membatasi banget susu hewan, bukan karena alergi sih. Tapi pas minum, lebih gak enak aja tubuhku. Jadi bener2 ngehindarin

Reply

aku pernah baca bukunya Dr Hiromi Shinya, susu sapi hanya untuk anak sapi hehe itu karena di pencernaan dan tubuh manusia memang ada yang tidak toleran terhadap susu sapi dan bisa menyebabkan alergi.

Reply

Iya saya baru menemui ada yang alergi susu sapi setelah menjadi ibu. Sebelumnya saya pikir susu itu aman-aman aja buat siapa pun, padahal ada banyak faktor yang membuat alergi dari kandungan susu ya.

Tapi betul, alergi itu nggak permanen.. dia bisa ditekan dan bisa hilang seiring perkembangan usia dan imunitas.

Reply

Kalau imunitas bagus, alergi susu sapi juga bisa ilang, ya. Bisa diganti dengan sumber protein lain juga untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Reply

Halo Kak, salam kenal. Sepertinya ini kali pertama aku berkunjung ke blog ini. Namanya lucu, Donasaurus. Mengenai alergi susu sapi, aku juga baru tahu ternyata tidak semua tubuh cocok dengan kandungan dari susu sapi ya. Nice info Kak.

Reply

untunglah sekarang banyaaakk banget yg bisa men-substitusi susu sapi.
jadi buat yg punya alergi, ga perlu khawatir sama sekali ya.

Reply

ah anakku juga alergi, kalo udah kena sama alergen nya dia batuk2 bersin2, tapi kalo daya tahan tubuhnya lagi bagus, alhamdulillah ga cepet kambuh. semoga anak2 yang alergi di masa kecilnya, saat dewasa alergi nya bisa hilang yaa..

Reply

baru tau kalau ternyata mual dan mencium bau amis pada susu adalah reaksi tubuh yang muncul karena adanya alergi. Jadi, ibu kudu lebih cermat ya...

Reply

Hanya susu kelapa nih yg belum saya coba. Malah justru mendengar nya baru sekarang ini. Kalau susu almond, susu beras dan susu kedelai itu sudah cukup sering saya dan anak konsumsi

Reply

Ternyata banyak sumber susu nabati yang diperoleh dari tumbuhan ya.. Btw, saya alergi susu jenis tertentu yang kalo diminum pencernaan terganggu jadi mules2 gitu..

Reply
Connect